Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Suku Bunga Deposito Kuartal I Lanjutkan Tren Penurunan

Tren suku bunga simpanan terus melandai seiring dengan penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 10 April 2020  |  19:48 WIB
 Ilustrasi deposito. - JIBI/Nurul Hidayat
Ilustrasi deposito. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Tren suku bunga simpanan terus melandai seiring dengan penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia sepanjang kuartal awal tahun ini.

Bank Indonesia telah menurunkan tingkat suku bunga acuan atau 7 days reverse repo rate (BI-7DRRR) sebanyak dua kali. Saat ini, BI-D7DRRR tercatat di level 4,5 persen.

Adapun, tingkat bunga penjaminan atau LPS rate berada di level 5,75 persen untuk simpanan rupiah di bank umum. Adapun, LPS rate untuk simpanan valas tercatat tidak berubah sejak awal tahun di level 1,75 persen.

Merujuk data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pergerakan suku bunga deposito perbankan juga terus menurun sejalan dengan tingkat BI-7DRRR. Bank kecil terpantau masih memiliki tingkat bunga simpanan paling tinggi.

Suku bunga deposito maksimum dan average untuk simpanan dalam Rupiah pada 62 bank yang dipantau LPS (bank benchmark) terpantau turun sebesar 40 bps dan 31 bps secara tahun berjalan, masing-masing ke level 6,28 persen dan 5,35 persen. Adapun, suku bunga deposito minimum turun 23 bps secara tahun berjalan ke level 4,42 persen.

Sementara itu, suku bunga deposito minimum dan average untuk simpanan valuta asing (valas) dari bank benchmark mengalami penurunan 13 bps dan 21 bps masing-masing ke level 0,42 persen dan 0,87 persen. Di sisi lain, suku bunga maksimum turun sebesar 30 bps menjadi 1,33 persen.

Bedasarkan klasifikasinya, bank benckmark dalam kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) III dan BUKU IV, memiliki rata-rata suku bunga deposito paling rendah. Masing-masing tercatat di level 4,86 persen dan 5,05 persen. Secara tahun berjalan, suku rata-rata suku bunga deposito BUKU III dan BUKU IV turun 30 bps dan 28 bps.

Sementara itu, BUKU I dan BUKU II terpantau mengalami penurunan 73 bps dan 21 bps sepanjan tahun berjlan. Per akhir Maret, rerata masing-masing suku bunga deposito BUKU I dan BUKU II tercatat sebesar 5,69 persen dan 5,73 persen.

Untuk simpanan valas, rata-rata suku bunga BUKU III dan BUKU IV tercatat masing-masing sebesar 0,84 persen dan 1,05 persen. Tiap-tiap suku bunga tersebut telah mengalami penurunan 22 bps dan 27 bps sepanjang tahun berjalan.

Adapun, rata-rata suku bunga untuk BUKU II tercatat sebesar 0,49 persen. Dibandingkan dengan BUKU III dan BUKU IV, BUKU II terpantau tidak terlalu banyak mengalami penurunan, hanya 2 bps sepanjang tahun berjalan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suku Bunga suku bunga deposito
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top