Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Bloomberg/Dimas Ardian
Premium

Suku Bunga Deposito Turun, Saatnya Berburu Investasi Tak Lekang Pandemi

18 Juni 2020 | 23:32 WIB
Suku bunga simpanan dan deposito sejumlah perbankan sudah berada di bawah 4 persen. Nilai itu akan berkurang banyak jika memasukan variabel inflasi dan pajak. Saatnya mengatur ulang investasi.

Bisnis.com, JAKARTA – Keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan atau  BI 7-Days (Reverse) Repo Rate atau BI 7-DRR menjadi 3,5 persen untuk tabungan, dan 5 persen atau rata-rata 4,25 persen membuat penempatan investasi jangka panjang perlu disusun ulang agar memberikan imbal hassil terbaik.

Penurunan suku bunga acuan BI membuat deposito sebagai andalan invetasi tidak lagi menarik. Rendahnya imbal hasil deposito akan tergerus dengan inflasi. Badan pusat statistik mencatat hingga Mei 2020, inflasi dalam rentang tahun ke tahun (year on year/YoY) berada pada tingkat 2,19 persen. Belum lagi, pendapatan bunga deposito masih dikenai pajak 25 persen.

Penurunan suku bunga deposito sendiri sudah mulai dilakukan oleh perbankan. Sejumlah bank besar telah menurunkan suku bunga simpanan meski Bank Indonesia baru mengumumkan suku bunga acuan hari ini. Untuk Juni 2020 ini, suku bunga deposito bank untuk periode 1—12 bulan berkisar antara 4,51 persen — 6,29 persen. Telah longsor dari posisi awal tahun yang berada pada 5,72 persen—6,73 persen.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Misalnya, perusahaan telah mengumumkan perubahan suku bunga simpanan mulai 27 Juli 2020 sebelum keputusan BI menurunkan suku bunga acuan yang berlaku 1 Agustus 2020 mendatang.

Dalam pengumuman oleh Mandiri tersebut tersebut, suku bunga simpanan berjangka atau deposito rupiah berkisar pada rentang 4,24 persen—5,25 persen, sedangkan deposito valas sebesar 0,40 persen—1,25 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top