Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jual Rekening Jenius di Medsos, Pengelola Ingatkan Sanksi

Terdapat sejumlah akun yang menjual rekening Jenius BTPN di media sosial. Pembeli dapat mengalami risiko kehilangan uang karena tabungan ditutup seketika.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 05 Juli 2020  |  19:16 WIB
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. di Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. di Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Maraknya jual beli rekening Jenius milik PT Bank BTPN Tbk. di media sosial membuat pengelola angkat bicara.

Melalui media sosialnya, akun twitter resmi Bank BTPN Jenuis Connect menyebutkan akan menindak tegas segala penyalahgunaan rekening Jenius dalam bentuk penipuan apa pun, termasuk memperjualbelikan akun Jenius. Hal in diungkapkan oleh akun twitter resmi Bank BTPN Jenuis Connect dalam menanggapi iklan penjualan akun Jenius Bank BTPN seharga Rp350.000 di media sosial.

"Halo. Jenius berkomitmen untuk segera menindak tegas segala penyalahgunaan rekening Jenius dalam bentuk penipuan apa pun, termasuk memperjualbelikan akun Jenius.,” kata manajemen melalui akun resmi tersebut, Sabtu (4/7/2020). Disebutkan juga, BTPN akan melakukan penutupan rekening yang identitasnya tidak sesuai ketentuan.

“Sesuai dengan ketentuan OJK, Jenius berhak menutup rekening yang pembukaan dan pemiliknya tidak jelas," Manajemen melanjutkan apabila ada nasabah yang mengalami tindak penipuan atau menemukan oknum yang memperjualbelikan rekening Jenius, maka dianjurkan untuk segera laporkan melalui e-mail ke Jenius Help. "Segera laporkan melalui e-mail ke Jenius Help di jenius-help@btpn.com. Terima kasih," imbuhnya.

Selain rekening Jenius, penjualan rekening bank bermunculan di media sosial, termasuk. Salah satu di antaranya dapat dilihat dengan pencarian berdasarkan tanda pagar 'jual rekening atm'. Pada publikasi iklannya, pemilik akun itu memperlihatkan sejumlah kartu debit dari Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, Bank Permata dan Bank BCA dengan alas buku tabungan Bank Mandiri dan Bank BCA.

Iklan yang dipublikasikan pada Sabtu (4/7/2020) itu belum mendapatkan interaksi dari calon pembeli namun membubuhkan nomor yang bisa dihubungi melalui WhatsApp. Pada kiriman lainnya, pemilik akun juga menunjukkan kartu debit dari Bank BNI, Bank Mandiri dan Bank BCA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btpn Jenius
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top