Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir dan direksi Himbara menyampaikan rencana penempatan uang pemerintah untuk akselerasi kredit - Antara Foto
Premium

Dana Murah PEN, Emiten Bank Daerah Menunggu Berkah

14 Juli 2020 | 09:54 WIB
Saat ini empat bank daerah diproyeksikan akan menerima dana PEN. Dua di antaranya mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia.

Bisnis.com, JAKARTA – Para pengurus bank pembangunan daerah (BPD) menunggu realisasi program pemulihan ekonomi nasional berupa penempatan uang pemerintah di perbankan. Emiten bank daerah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia lebih berpeluang mendapatkannya.

Penempatan uang negara di bank umum baik berskala nasional maupun daerah ini diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan No. 70/2020. Dalam beleid itu Menteri Keuangan Sri Mulyani membuka peluang untuk bank umum, termasuk BPD, untuk menjadi mitra penempatan dana pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Program ini telah dijalankan pada bank milik negara. Pada akhir Juni lalu diumumkan dana pemerintah sebesar Rp30 triliun dibagi untuk empat bank. Perinciannya Bank Mandiri dan BRI mendapatkan masing-masing Rp10 triliun. Sedangkan BNI dan BTN mendapatkan Rp5 triliun.

Penempatan dana dilakukan melalui mekanisme deposito dengan suku bunga 80 persen dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Artinya dengan suku bunga acuan BI 3,5 persen untuk tabungan. Penerima dana PEN mendapatkan bunga murah karena cukup menanggung beban 2,75 persen.

Apabila, strategi ini terbilang berhasil, pemerintah akan menempatkan dana di bank umum dengan ketentuan memiliki keuangan yang sehat dan penyaluran kredit atau pembiayaan kepada sektor riil. Penempatan dana ini akan dievaluasi dalam 3 bulan. Debitur yang diprioritaskan adalah sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan subsidi bunga.

Tahap selanjutnya jika program memenuhi ekspektasi, maka pemerintah akan memperluas penempatan dana di bank umum lainnya, termasuk di BPD.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top