Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nasabah Jiwasraya Tagih Pembayaran dan Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Wakil Menteri BUMN

Forum Korban Gagal Bayar Jiwasraya (Forban Jiwasraya) memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Tiko melalui akun Twitter-nya @FJiwasraya. Selain memberikan ucapan selamat, mereka juga menagih janji pembayaran dari pemerintah atas kerugian yang mereka alami
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 18 Juli 2020  |  16:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) bersama dengan Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wiroatmojo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) bersama dengan Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wiroatmojo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Badan (BUMN) Kartiko Wiryoatmodjo mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari nasabah korban gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero).Pria yang akrab disapa Tiko itu pada Sabtu (18/7/2020) berulang tahun yang ke- 47.

Forum Korban Gagal Bayar Jiwasraya (Forban Jiwasraya) memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Tiko melalui akun Twitter-nya @FJiwasraya. Selain memberikan ucapan selamat, mereka juga menagih janji pembayaran dari pemerintah atas kerugian yang mereka alami.

"Selamat HUT Bapak Wamen @KemenBUMN Kartiko Wiryoatmodjo. Semoga panjang umur, sehat selalu dan diberi hidayah agar lekas bayar Korban Jiwasraya dengan uang, bukan skema2an. Masuknya duit beneran hasil jerih payah Pak. Masa mau dibayar pake janji2 skema2an?," cuit akun @FJiwasraya.

Sejumlah nasabah Jiwasraya juga ikut memberikan ucapan selamat kepada mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk. (Persero) itu, tentunya tak lupa sambil menagih janji pembayaran dana mereka.

Salah satunya adalah Marwinto melalui akun @Marwinto4

"Selamat Ultah pak Wamen semoga anda masih ada umur untuk balikin dana nasabah Jiwasraya Saving Plan, skema Nusantara Life masih belum jelas kapan dibayar nya buat para korban yang terdzolimi. @erickthohir @FJiwasraya @jokowi," cuitnya demikian.

Adapun, Forban Jiwasraya sempat menyampaikan respons terkait perkembangan upaya penyehatan Jiwasraya melalui konferensi pers pada Jumat (11/7/2020).

Pada kesempatan tersebut, salah satu pemegang polis Jiwasraya, Oerianto Guyandi, menjelaskan bahwa para nasabah membeli polis JS Saving Plan atas dasar kepercayaan kepada perusahaan pelat merah tersebut. Mereka yakin bahwa perusahaan BUMN aman karena dijamin oleh negara.

Selain itu, mereka pun meyakini bahwa produk saving plan merupakan produk resmi yang telah ditelaah dan diberi izin jual oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua faktor tersebut membuat mereka menaruh dana di produk asuransi dengan premi minimal Rp100 juta tersebut.

Sayangnya, kepercayaan itu berujung petaka pada Oktober 2018 saat perseroan mengalami gagal bayar senilai Rp802 miliar. Adanya janji imbal hasil membuat utang klaim saving plan terus membengkak, hingga pada 31 Mei 2020 jumlahnya mencapai Rp16,5 triliun dan menyebabkan total utang klaim Jiwasraya menyentuh Rp18 triliun.

"Jelas bahwa produk ini sudah ditelaah oleh OJK, sehingga tidak ada alasan suku bunganya terlalu tinggi, kecuali memang produknya tidak resmi atau tidak ditelaah OJK. Lalu, menurut Undang-Undang Perasuransian pun pengendali [pemerintah] wajib ikut bertanggung jawab atas kerugian asuransi, kami berharap dapat segera diselesaikan," katanya.

Dia menjabarkan bahwa apapun yang terjadi dengan Jiwasraya, itu merupakan persoalan internal perseroan dan tidak berkaitan dengan nasabah. Oleh karena itu, para nasabah pun berharap hak dan perlindungannya tidak berkurang sedikit pun setelah terdapat proses penyehatan perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN Jiwasraya
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top