Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Nasabah melakukan transaksi lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (28/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Historia Bisnis: Berulangnya Kisah Kesulitan BCA

26 November 2020 | 15:02 WIB
Sulitnya PT Bank BCA Tbk. dalam menyalurkan kredit sepanjang tahun ini sejatinya bukanlah yang pertama terjadi. Kondisi hampir serupa namun dengan penyebab berbeda terjadi pada medio 1993.

Bisnis.com, JAKARTA – Belum lama ini PT Bank BCA Tbk. menyatakan kesulitannya dalam mendorong kreditnya di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja membeberkan sulitnya mendorong pertumbuhan kredit di tengah pandemi karena tingginya pelunasan.

Jahja mengatakan penyaluran kredit menjadi usaha bank yang paling parah terdampak selama Covid-19. Bahkan, sejumlah sektor mengalami pertumbuhan kredit minus karena tingginya nilai pelunasan daripada penyaluran baru.

Jahja mencontohkan kredit sektor korporasi yang disalurkan BCA selama September 2020 adalah senilai Rp45 triliun, tetapi pengembalian cicilannya mencapai Rp30 triliun. Artinya, secara nett, kredit korporasi BCA hanya tumbuh Rp15 triliun.

Begitu juga dengan kredit pemilikan rumah (KPR) yang normalnya disalurkan Rp2,5 triliun per bulan. Namun, selama Covid-19, penyalurannya menurun menjadi Rp1 triliun per bulan. Nilai pengembalian kredit KPR pun lebih besar lagi yakni Rp1,8 triliun sehingga membuat pertumbuhan kredit minus Rp800 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top