Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan beraktifitas di dekat deretan logo-logo perusahaan asuransi di Kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta, Selasa (22/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Premium

Historia Bisnis: Deja Vu Asuransi BUMN

30 November 2020 | 16:42 WIB
Kesulitan modal pada perusahaan asuransi BUMN bukan hanya terjadi dalam kasus Jiwasraya. Sebelumnya juga terjadi peristiwa serupa.

Bisnis.com, JAKARTA – Kasus Jiwasraya yang kesulitan modal membuat pemerintah akhirnya menyuntikkan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp22 triliun. Langkah ini kemudian diikuti dengan membentuk perusahaan asuransi jiwa baru bernama IFG Life. 

Kisah Jiwasraya ini seolah kejadian berulang atau deja vu, kesulitan modal badan usaha milik negara (BUMN) asuransi ini juga terjadi pada asuransi milik negara 26 tahun silam. 

Bisnis Indonesia edisi 30 November 1994 itu melaporkan PT Reasuransi Umum Indonesia mengalami kondisi bisnis yang terus menurun dan akhirnya minus dalam tajuk 'Indo Re Tak Mampu Pertahankan Modal'. 

Dilaporkan kala itu, modal sendiri Indo Re menurun menjadi minus Rp23,93 triliun pada kuartal III/1994. Padahal dua bulan sebelumnya, modal sendiri perusahaan mencapai positif Rp22,11 miliar. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top