Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Salah seorang mantan pegawai mendaftar untuk mencairkan dana pensiunnya yang dikelola PT Taspen. - Antara / Rezza Estily
Premium

Historia Bisnis : Langkah Taspen 'Exit' dari Bukaka Hingga Barito

25 Januari 2021 | 19:44 WIB
Taspen merupakan salah satu lembaga milik negara yang mengelola uang pensiun para aparatur sipil negara atau PNS. Perusahaan juga melakukan investasi langsung untuk memaksimalkan dana yang dikelola.

Bisnis.com, JAKARTA - Investasi langsung ke perusahaan membawa kondisi untung atau rugi bagi investornya. Akan tetapi, saat investornya adalah pengelola dana pensiun milik publik, berinvestasi pada perusahaan yang akhirnya rugi menjadi kesulitan tersendiri. 

Rugi yang tercipta jika tidak memiliki kronologis utuh dan dapat dipertanggung jawabkan menjadi kerugian negara dan akhirnya harus dihadapan dengan hukum. 

Kebijakan investasi dalam perusahaan yang masih dalam posisi rugi ini pernah menyandera PT Taspen (persero). Perusahaan dana pensiun milik negara yang mengelola dana pensiun para pegawai negeri sipil. 

Bisnis Indonesia edisi 25 Januari 1994 menurunkan laporan 'Taspen Tak Tambah Setoran pada 17 Perusahaan Mitra' yang menunjukkan tantangan investasi langsung ini. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top