Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Segera Luncurkan Fast Payment Tahun Ini, Gantikan SKNBI

Peluncuran fast payment akan dimulai tahun ini untuk menggantikan sistem kliring BI, yaitu Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 05 April 2021  |  09:16 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan segera meluncurkan meluncurkan fast payment untuk segmen pembayaran ritel menggantikan sistem kliring nasional bank sentral tahun ini.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan peluncuran fast payment akan dimulai tahun ini untuk menggantikan sistem kliring BI, yaitu Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

"Insyaallah itu akan mempercepat penyelesaian transaksi di bidang digital. Within second 24/7 real time," ujar Perry dalam live streaming Pembukaan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) 2021, Senin (5/4/2021).

Peluncuran fast payment merupakan salah satu program yang dicanangkan BI untuk mempercepat digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia.

Selain fast payment, Perry memaparkan sejumlah program lainnya yang ditargetkan dapat mempercepat digitalisasi ekonomi. 

Misalnya, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk Gernas BI, mendorong digitalisasi perbankan melalui standar Open API, mendorong digitalisasi bansos atau Bansos 4.0.

Adapun, Perry juga memperkirakan sejumlah peningkatan kuantitas dari e-commerce, uang elektronik, dan digital banking.

Dari data BI, e-commerce diperkirakan naik sebesar 33 persen dari 253 triliun menjadi 337 triliun. Lalu, uang elektronik diproyeksikan naik antara 201 triliun menjadi 266 triliun atau tumbuh sebesar 32 persen di 2021.

Sementara itu, digital banking diperkirakan naik dari 27.000 triliun pada 2020, tumbuh 19 persen ke 32.200 triliun.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia sistem pembayaran kliring
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top