Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi - Presdir Bank UOB Indonesia Iwan Satawidinata (kiri) dan Dirut Bank UOB Buana Armand B Arief (kanan), berbincang bersama Pemegang Saham UOB Buana/UOB Indonesia Sukanta Tanudjaja (2 kiri) dan Wakil Komisaris Utama UOB Buana Lee Chin Yong Francis, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Jakarta, Kamis (15/4/2010). Pada RUPSLB tersebut disetujui merger antara Bank UOB Buana dengan Bank UOB Indonesia. - Antara/Ira
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis : UOB Buat Kesepakatan Akuisisi Eksklusif di Bank Buana

United Overseas Bank (UOB) adalah bank terbesar kedua di Singapura setelah DBS.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com
07 April 2021 | 18:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Industri perbankan Tanah Air terus menarik investor Asing. Salah satunya adalah United Overseas Bank (UOB). 

Bank terbesar kedua di Singapura itu terus mematangkan rencananya menjadi pemilik PT Bank Buana Tbk dari pemegang saham lama PT Sari Dasa Karsa. Awalnya UOB mengajukan menguasai 23 persen saham. 

Besarnya minat UOB ini menjadi laporan Bisnis Indonesia edisi 7 April 2004 dengan tajuk 'UOB Incar 23 Persen Saham Bank Buana'.

“Ada rencana UOB untuk masuk, tetapi tidak melalui rights issue melainkan dengan membelinya dari pemegang saham lama. Kedua belah pihak telah melakukan negosiasi untuk ini,” ungkap Direktur Bank Buana Pardi Kendy kepada Bisnis, 17 tahun yang lalu. 

Menurutnya, masuknya UOB ke Bank Buana ini tidak perlu mendapatkan persetujuan dari pemegang saham lain dan tidak melalui tender offer karena jumlahnya di bawah 25 persen. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top