Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Airlangga Apresiasi KUR BNI Melanjutkan Estafet Program Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja Pemerintah telah membantu para pencari kerja maupun korban PHK untuk kembali bangkit mengembangkan kompetensi melalui bantuan biaya yang dikucurkan
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  10:36 WIB
Foto: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan), Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kanan), dan Direktur Eksekutif PMO Prakerja Denni Puspa Purbasari (kiri) menyerahkan secara simbolis KUR BNI kepada alumni Kartu Prakerja di Bogor, Kamis (3 Juni 2021)
Foto: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan), Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kanan), dan Direktur Eksekutif PMO Prakerja Denni Puspa Purbasari (kiri) menyerahkan secara simbolis KUR BNI kepada alumni Kartu Prakerja di Bogor, Kamis (3 Juni 2021)

Bisnis.com, JAKARTA - Program Kartu Prakerja memang ditujukan untuk peningkatan produktivitas maupun daya saing, serta untuk mendorong semangat berwirausaha. Dalam kunjungan kerjanya di Bogor, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto merasa bangga atas usaha para alumni Kartu Prakerja saat meninjau langsung lokasi usahanya. 

“Saya sangat mengapresiasi semangat juang alumni Kartu Prakerja yang terus berupaya mengembangkan kemampuan diri dan juga kemampuan usaha bisnis. Apalagi disituasi sulit karena pandemi Covid-19, sungguh semangat yang sangat luar biasa,” ujar Menko Airlangga saat berbincang dengan alumni Kartu Prakerja di Kota Bogor (3/6) dan Bandung, Jawa Barat (4/6).

Diketahui, salah satu lokasi usaha yang dikunjungi Menko Airlangga itu adalah Kedai Kopi Bencoolen milik alumni Kartu Prakerja gelombang 8, Syarief Hidayat. Syarif juga menerima bantuan CSR berupa komputer dan printer yang diserahkan secara simbolis oleh  Menko  Airlangga. Sebelumnya, Syarief berprofesi sebagai freelance project officer di salah satu perusahaan Event Organizer di Jakarta. 

Setelah terkena PHK, Syarief sempat merasa kesulitan menemukan pekerjaan di masa pandemi, sebelum akhirnya memutuskan untuk mengikuti pelatihan Kartu Prakerja demi mewujudkan mimpinya membuka usaha kedai kopi.

Mempunyai pengalaman di dunia kopi dan pemasaran, Syarif kemudian mengambil pelatihan mengenai cara membuka usaha kedai kopi dan strategi pemasaran di beberapa  lembaga pelatihan. 

"Program Kartu Prakerja ada lah upaya pemerintah untuk memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena pendemi Covid-19, untuk mereka terus bisa survive dan mampu tumbuh berkembang dimasa sulit akibat pandemi," ujar Denni  Puspa Purbasari Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menambahkan.

Mendapat Dukungan BNI

Pada kesempatan ini, Syarief memperoleh insentif melalui mitra pembayaran Kartu Prakerja yaitu BNI serta untuk mengembangkan usahanya, Syarief juga telah mendapatkan dukungan permo dalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BNI. 

Menko Airlangga menyampaikan, banyaknya pilihan program pelatihan Kartu Prakerja terbukti mampu memenuhi kebutuhan dan minat  masyarakat. 

Program Kartu Prakerja berhasil membangkitkan semangat masyarakat untuk berwirausaha. Hingga sekarang, sebanyak 16 gelombang telah direalisasikan Program Kartu Prakerja, dengan total pendaftar mencapai 62,79 juta orang, dimana 35% dari penerima Kartu Prakerja kini telah bekerja kembali, sementara 17% memilih untuk berwirausaha.  

Momentum kemunculan wirausahawan baru di Tanah Air diharapkan Menko Airlangga dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional. 

“Dengan semakin banyaknya wirausahawan tentunya akan mampu menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia, ini akan mendorong produktivitas dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kita,”  ujarnya. 

BNI Mendorong Pemulihan Ekonomi UMKM

Sementara itu, sebagai agen pembangunan, BNI berkomitmen mendukung Program Kartu Prakerja dalam pengelolaan cash management  secara digital dan pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan melalui Program Graduasi Alumni Kartu Prakerja.

“Demi peningkatan dan pengembangan usaha, BNI melengkapi Warung Kopi Digital di Mulyaharja, Bogor milik Syarief dengan berbagai layanan keuangan digital untuk mendukung bisnisnya. Hal ini sejalan dengan program BNI dalam mendukung sektor UMKM,” tutur Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto. 

Selain di Bogor, kegiatan Temu Alumni Kartu Prakerja juga dilakukan di Kota Bandung. Menko Airlangga menyempatkan secara langsung bertemu dengan alumni Kartu Prakerja yang merupakan calon penerima KUR  dari  BNI.   

Dalam kunjungan kerja ini, Menko Airlangga didampingi oleh Deputi Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dan Rudy Salahuddin, Serta Direktur Eksekutif PMO Prakerja Denni Puspa Purbasari dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto.  (*)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank bni
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top