Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI: Tapering Fed Masih Terlalu Dini

Menurut BI, the Fed masih melanjutkan pembelian surat-surat berharga sampai dengan terdapat perkembangan substansial inflasi dan tenaga kerja.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 17 Juni 2021  |  14:39 WIB
BI: Tapering Fed Masih Terlalu Dini
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa ketidakpastian di pasar keuangan global mulai menunjukkan penurunan.

Hal ini sejalan dengan kejelasan arah kebijakan the Fed, Bank Sentral Amerika Serikat, yang akomodatif dan berpandangan masih terlalu dini melakukan pengurangan stimulus kebijakan moneter atau tapering.

“The Fed masih melanjutkan pembelian surat-surat berharga sampai dengan terdapat perkembangan substansial inflasi dan tenaga kerja,” katanya dalan konferensi pers secara virtual, Kamis (17/6/2021).

Perry mengatakan perkembangan yang positif di pasar keuangan global tersebut akan berdampak pada kembali meningkatnya aliran masuk modal asing ke negara berkembang, termasuk Indonesia, dan akan penguatan mata uang di berbagai negara.

BI mencatat, nilai tukar rupiah per 16 Juni 2021 mengalami penguatan sebesar 0,49 persen secara rerata dan 0,30 persen secara point-to-point dibandingkan dengan level Mei 2021.

Penguatan tersebut pun dikarenakan berlanjutnya aliran masuk modal asing dan menurunnya ketidakapstian pasar keuangan global.

Adapun pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 16 dan 17 Juni 2021, BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level 3,5 persen.

Keputusan ini, kata Perry, konsisten dengan perkiraan inflasi yang tetap rendah, dan stabilitas nilai tukar rupiah yg terjaga dan memperkuat upaya pemulihan ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia federal reserve
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top