Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MES: Jusuf Hamka Minta Maaf Soal Pernyataan Bank Syariah Kejam

Semua pihak diminta bersikap tenang dan menurunkan tensi, alih-alih berprasangka buruk terhadap industri keuangan dan perbankan syariah secara umum.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 24 Juli 2021  |  20:11 WIB
MES: Jusuf Hamka Minta Maaf Soal Pernyataan Bank Syariah Kejam
Jusuf Hamka / Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Iggi Haruman Achsien angkat bicara terkait pernyataan Jusuf Hamka soal perbankan syariah. Iggi berupaya menyikapi secara positif pernyataan pengusaha tersebut soal perbankan syariah.

Iggi yakin Jusuf tak punya maksud menjatuhkan reputasi bank syariah secara umum. Kesimpulan itu juga dia dapat setelah mengajak bicara langsung Jusuf belum lama ini.

"Saya telah melakukan tabayyun [usaha mencari kebenaran] langsung ke beliau. Pak Jusuf Hamka menyampaikan sedang berkoordinasi dengan OJK. Pak Jusuf juga meminta maaf dan mengatakan tidak bermaksud menyinggung [industri] syariah dan bank syariah secara umum," kata Iggi dalam pernyataan tertulis yang diterima Bisnis, Sabtu (24/7/2021).

Lebih lanjut, Iggi juga mengimbau agar publik tidak berlarut-larut dalam tensi tinggi. Ketimbang membuat situasi makin keruh, dia menyarankan masyarakat untuk menunggu hasil investigasi OJK terhadap klaim Jusuf.

Selain itu, kepada pihak-pihak lain yang merasa senasib sepenanggungan dengan kisah Jusuf, Iggi menyarankan agar tidak membesar-besarkannya di hadapan media.

"Industri perbankan syariah sebagai salah satu unsur dalam ekonomi syariah di Indonesia sedang dalam tahap kondisi menuju kebangkitan. Ada peran OJK yang melakukan pengaturan dan pengawasan. Ada juga DSN MUI yang ikut mengawasi aspek syariahnya. Untuk itu, MES mengimbau agar semua pihak mengedepankan tabayyun," ujarnya.

Masih menurut Iggi, membesar-besarkan persoalan pribadi ke ranah publik justru bisa merugikan pelaku industri keuangan syariah yang sedang berjuang keras memajukan sektor tersebut.

"Jangan sampai media dijadikan sebagai pilihan penyelesaian nasabah yang potensi dampaknya justru kontraproduktif. Industri tetap memerlukan pemikiran kritis konstruktif untuk memperbaiki dan menyempurnakan operasional bank syariah dan keuangan syariah secara keseluruhan," tegasnya.

Jusuf, pengusaha tol kondang yang juga putra angkat Buya Hamka, menyita perhatian usai pernyataannya saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast Deddy Corbuzier.

Dalam tayangan itu, Jusuf mengisahkan pengalamannya dirugikan oleh bank syariah dan menyebut salah satu bank syariah swasta sebagai "lintah darat."

"Bank swasta ini berlabel syariah, tapi perilakunya kayak lintah darat. Syariahnya cukup baik, tapi [ada] oknum-oknum yang memanfaatkan [label] syariah ini," tutur Yusuf dalam video yang diunggah Deddy Corbuzier via akun Youtube Sabtu (24/7).

Tayangan podcast Deddy juga mengundang perhatian pihak OJK. Dalam pernyataan terbarunya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso berjanji bakal menindaklanjuti pernyataan tersebut dan membantu Jusuf melakukan mediasi dengan bank yang dimaksud.

"Kami akan memanggil yang bersangkutan [Jusuf Hamka] untuk mengklarifikasi apakah benar pernyataannya seperti itu," kata Wimboh Sabtu (24/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah OJK jusuf hamka Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top