Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Wajah Bung Karno dan Bung Hatta terpampang dalam uang kertas pecahan Rp100.000. - Bloomberg/Brent Lewin
Lihat Foto
Premium

Mengintip Arah Kolaborasi Fintech Lending & Bank Digital, Siapa Terdepan?

Bank digital memiliki DNA untuk berkolaborasi dengan sesama platform digital.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
17 Januari 2022 | 11:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Jumlah pemain startup teknologi finansial peer-to-peer (P2P) lending kian menyusut sejak 2021 lantaran regulator dan industri tengah berbenah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyelenggara fintech P2P mencapai 148 platform hingga akhir 2020. Namun, per 3 Januari 2022, total penyelenggaran yang berizin di OJK menciut menjadi 103 perusahaan. 

Jumlah itu tercatat berkurang ketimbang akhir 2021 karena terdapat satu pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending yaitu PT Kas Wagon Indonesia dikarenakan tidak memenuhi ketentuan Pasal 10 POJK Nomor 77/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Penyusutan tersebut disebabkan lantaran banyaknya penyelenggara berstatus terdaftar dicabut OJK lantaran belum memenuhi ketentuan.

Kendati demikian, penyaluran pinjaman melalui fintech lending mencapai Rp12,97 triliun per November 2021. Nilainya itu meningkat 50,98 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top