Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Balik Ambisi Insurtech Roojai Tawarkan Asuransi Penyakit Kritis

Hal ini karena melihat Indonesia memiliki rasio out-of-pocket atau biaya pengobatan di luar coverage asuransi ditanggung sendiri yang cukup tinggi, yaitu 30 persen.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 20 Juni 2022  |  00:30 WIB
Foto iklan layanan Roojai. - Dok.Perusahaan
Foto iklan layanan Roojai. - Dok.Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan teknologi asuransi alias insurtech berlisensi agen asuransi, PT Roojai Insurance Agent atau Roojai ingin mengambil peluang menawarkan produk asuransi penyakit kritis. Ambisi ini bukannya tanpa alasan.

CEO of Roojai Indonesia Mathieu Guiraud melihat bahwa Indonesia memiliki rasio out-of-pocket atau biaya pengobatan di luar coverage asuransi ditanggung sendiri yang cukup tinggi. Tepatnya berkisar 30 persen.

Artinya, 30 persen dari masyarakat yang telah menjadi peserta Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atau menjadi pemegang polis asuransi kesehatan lain-lain, masih harus mengeluarkan kocek tambahan ketika menjalani pengobatan penyakit kritis.

"Penyakit kritis merupakan kondisi serius yang membutuhkan biaya besar, sehingga nasabah seringkali mengeluarkan biaya sendiri. Hal ini seringkali menyebabkan penurunan kemampuan pengidapnya dalam bekerja secara profesional," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (19/6/2022).

Roojai yang juga telah memiliki pengalaman sebagai insurtech populer di Thailand, pun melihat bahwa rasio out-of-pocket Negeri Gajah Putih masih sebesar 12 persen. Padahal, Thailand juga menjalankan sistem perawatan sosial universal.

Oleh karena itu, Roojai percaya bahwa asuransi penyakit kritis dengan harga terjangkau dapat menjadi langkah awal untuk memberikan perlindungan dari beragam skenario yang tidak diinginkan.

"Pendekatan yang kami lakukan adalah menawarkan modular cover yang mudah dipahami atau proteksi yang sesuai dengan kebutuhan, di mana nasabah akan diberi santunan tunai yang dapat digunakan sesuai kebutuhan, seperti membayar tagihan medis atau menggantikan pemasukan yang hilang selama masa pemulihan," tambahnya.

Pengguna bisa dengan mudah membeli dan melakukan kostumisasi produk ini secara online melalui www.roojai.co.id. Pengguna dapat memilih paket asuransi untuk penyakit kritis yang dibutuhkan, serta menambahkan perlindungan tambahan sesuai dengan anggaran yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan biaya medis, serta gaya hidup.

Melalui asuransi Penyakit Kritis Roojai, nasabah dapat mengajukan klaim meskipun biaya rumah sakit sudah ditanggung oleh asuransi lain atau BPJS (double claim).

Terlebih, proteksi untuk kanker telah dirancang khusus untuk meminimalisasi risiko yang dikecualikan, memberikan nasabah polis yang praktis dan mudah dimengerti; hal ini juga cukup membantu dalam mencegah hal hal yang tidak diinginkan terjadi dalam proses klaim.

Berkomitmen memberikan layanan terjangkau, harga yang ditawarkan asuransi Critical Illness sangat kompetitif, mulai dari Rp4.500 per bulan untuk asuransi penyakit jantung bagi wanita berusia 30 tahun.

Selain itu, sebagai penyedia layanan digital, Roojai memberikan fasilitas bagi pemegang polis berupa kemudahan dalam mengelola polis mereka selama 24/7 secara online di platform Roojai.

"Saat ini, faslitas yang tersedia di platform kami adalah kemudahan dalam mengakses detail polis, mencari rumah sakit rekanan Roojai, E-Card untuk klaim asuransi secara cashless di fasilitas medis, serta ke depannya kami akan menyediakan fasilitas klaim asuransi secara online," ujar Mathieu.

Keunikan utama yang ditawarkan, yaitu modularitas pertanggungan asuransi yang ditawarkan. Nasabah bisa memilih salah satu atau semua penyakit yang ditanggung, seperti: Kanker penyakit jantung, penyakit saraf, kegagalan ginjal, penyakit akibat nyamuk, atau bahkan semuanya.

Nasabah juga bebas memilih pertanggungan yang sesuai hanya dengan beberapa klik. Keunikan lainya, dengan adanya sistem penawaran secara online, nasabah tidak perlu memberikan detil pribadi apapun, sehingga nasabah dapat bebas memilih pertanggungan dengan mudah dengan nyaman.

Keunggulan menarik lainnya terletak pada proses klaim cashless untuk penyakit yang ditularkan nyamuk. Roojai menyediakan akses di hampir 2.000 rumah sakit rekanan di seluruh Indonesia dan dapat membayar tagihan medis secara langsung tanpa perlu membayarnya terlebih dahulu.

Berasal dari bahasa Thailand 'Roojai' yang berarti 'Memahami Sepenuh Hati, perusahaan ini didirikan oleh para senior di industri asuransi yang berkomitmen membuat perbedaan dalam customer experience. Roojai pun berkomitmen mengatasi masalah yang sering beredar terkait kurangnya transparansi, aksesibilitas, dan keandalan dari asuransi tradisional.

"Untuk memenuhi visi kami, Roojai didukung oleh sistem Teknologi dan Informasi internal yang kuat, seluruh pengoperasian dari awal hingga akhir berjalan dalam satu platform yang hanya dapat diakses dan dimiliki oleh Rooja guna memberikan jenis asuransi yang berbeda. Kami yakin, Roojai akan memberikan inovasi baru bagi para pengguna asuransi," tutup Mathieu.

Selain asuransi Penyakit Kritis, Roojai sebelumnya telah meluncurkan Hospital Cash Plan (pertanggungan rawat inap) dan asuransi Kecelakaan Diri pada April lalu, semuanya diasuransikan oleh Sompo Insurance.

Semua produk yang ditawarkan Roojai dapat di kostumisasi sesuai kebutuhan dan budget nasabah. Ke depan, Roojai menargetkan bisa bekerja sama dengan asuransi lokal maupun internasional dalam menyediakan asuransi kesehatan, serta proteksi untuk mobil/motor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi asuransi kesehatan StartUp kritis insurtech
Editor : Herdanang Ahmad Fauzan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top