Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Transformasi Bisnis, Jamkrindo Tingkatkan Porsi Kredit Nonprogram Tahun Ini

Jamkrindo mulai meningkatkan porsi penjaminan kredit nonprogram pada tahun ini.
Karyawan Jamkrindo memberikan penjelasan mengenai produk penjaminan kredit kepada calon nasabah, di Jakarta./JIBI-Dedi Gunawan
Karyawan Jamkrindo memberikan penjelasan mengenai produk penjaminan kredit kepada calon nasabah, di Jakarta./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA— PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) akan meningkatkan porsi kredit nonprogram mulai tahun ini. 

Sejak 2007, perseroan berfokus pada program pemerintah untuk menyalurkan penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Modal Kerja (KMK) dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

“Pada 2023 ini, kami akan melakukan perubahan. Kami akan mulai meningkatkan porsi non-program [55 persen],” kata Plt Direktur Utama PT Jamkrindo Ivan Soeparno di Jakarta, Senin (3/6/2023). 

Untuk mendukung hal tersebut, Ivan menambahkan Jamkrindo pun mengembangkan program-program pelatihan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut menjadi penyegaran bagi SDM lantaran sejak 2007 Jamkrindo bergantung dengan kredit program. 

“Ini untuk meningkatkan awarness teman-teman di lapangan,” katanya. 

Di sisi lain, Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo Henry Panjaitan menambahkan bahwa Jamkrindo intinya akan tetap berfokus pada UMKM. Terlebih UMKM menyumbang Pendapatan Domestik Bruto (PDB) lebih dari 60 persen.

Namun, memang untuk tahun ini pihaknya akan meningkatkan porsi nonprogram menjadi 55 persen. Hal tersebut juga untuk dapat menopang operasional perusahaan ke depan. 

Beberapa nonprogram Jamkrindo antara lain Penjaminan KPR Sejahtera FLPP, Surety Bond, Penjaminan Invoice Financing, Penjaminan Umum, Penjaminan Kredit Mikro, Penjaminan Kredit Kontruksi, Pengadaan Barang/Jasa, Penjaminan Kredit/Pembiyaaan Multiguna, Penjaminan Distribusi Barang, Penjaminan Bank Garansi/Kontra Garansi, Customs Bond, Penjaminan Keagenan Kargo, Penjaminan Pembiayaan Syariah, Penjaminan Pembiayaan Otomotif, Kredit Pembiataab Resi Gudang.

Pada 2022, Jamkrindo berhasil mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp 312,36 triliun atau naik sebesar 26,19 persen, dengan jumlah UMKM yang dijamin sebanyak 10,8 juta UMKM. 

Sampai dengan Mei 2023, Jamkrindo telah volume penjaminan sebesar 144,59 triliun, dengan jumlah umkm yang dijamin sebanyak 4,47 juta debitur UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper