Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Simak Tips Kelola Duit saat Biaya Hidup Kota Besar Makin Mahal

Berdasarkan data survei biaya hidup (SBH) 2022 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan biaya hidup di Jakarta mencapai Rp14,88 juta per bulan.
Suasana pelayanan petugas Bank Mega Syariah di Kantor Cabang Istiqlal saat peresmian./Bisnis - Alifian Asmaaysi
Suasana pelayanan petugas Bank Mega Syariah di Kantor Cabang Istiqlal saat peresmian./Bisnis - Alifian Asmaaysi

Bisnis.com, JAKARTA -- Masyarakat yang hidup di kota-kota besar harus punya upaya ekstra untuk mengelola keuangannya. Jika tidak hati-hati, pengeluaran bisa membengkak hingga lebih tinggi dari pendapatan. Lantas, bagaimana cara mengelolanya?

Berdasarkan data survei biaya hidup (SBH) 2022 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan biaya hidup di Jakarta mencapai Rp14,88 juta per bulan, jumlah ini tertinggi di Indonesia. Dibandingkan periode pencatatan sebelumnya di 2018, biaya hidup di Jakarta naik 10%.

Sejumlah kota besar lain seperti Bekasi, Surabaya, dan Depok juga memiliki biaya hidup yang tidak kalah tinggi. Ketiganya punya rata-rata biaya hidup mencapai Rp13 juta.

Pengukuran SBH 2022 dilakukan terhadap sampel 240.000 rumah tangga yang tersebar di 150 kabupaten/kota, dengan mencatat pengeluaran konsumsi bulanan untuk komoditas makanan dan non-makanan.

Dengan demikian, salah satu kunci untuk mengatur keuangan, yaitu melalui perencanaan anggaran yang bijak. Di mana, kartu pembiayaan (kartu kredit syariah) bisa menjadi alternatif alat pembayaran. 

Pertama, susun rencana anggaran bulanan secara terperinci dan gunakan kartu pembiayaan dalam batas wajar, pastikan tagihannya tidak lebih besar dari pendapatan bulanan. Selain itu, hindari keterlambatan pembayaran untuk menghindari denda atau biaya tambahan.

Syariah Card Business Division Head Bank Mega Syariah Eva Dahlia Kusumawati juga mengatakan upaya menghemat pengeluaran juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan program promo. 

“Banyak lembaga jasa keuangan, seperti bank memberi potongan harga atau reward point bagi nasabahnya ketika menggunakan produk atau layanan jasa tertentu, seperti saat menggunakan debit card atau kartu pembiayaan [kartu kredit syariah] Bank Mega Syariah,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Selasa (2/1/2024).

Misalnya, Syariah Card yang memberikan potongan harga untuk setiap transaksi di merchant yang merupakan bagian dari CT Corpora di antaranya Transmart, Metro, Wendy’s, Baskin Robbins, Gyu Katsu Nikaido, dan masih banyak lagi.

Menurut Eva, penggunaan Syariah Card juga dapat membantu masyarakat untuk mengelola cash flow atau arus kas harian sehingga dana tunai dapat terjaga sesuai dengan kebutuhan.

"Syariah Card juga memberikan keuntungan untuk nasabah yang hobi belanja di e-commerce terkemuka dengan mengubah menjadi transaksi cicilan," ujarnya.

Tercatat, sejak diluncurkan pada April hingga November 2023, Syariah Card terbesar paling banyak digunakan untuk transaksi retail dan market place yaitu mencapai 10,4%, transaksi clothing & apparel 10,4% dan health & beauty 8,8%. Sisanya tersebar ke berbagai segmen seperti restoran, telekomunikasi, kendaraan, travel dan sebagainya.

Strategi lainnya untuk mengatur arus kas, yakni dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking yang dapat memberi kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih terstruktur.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto A. Ferary menilai layanan perbankan berbasis digital seperti mobile banking dapat memantau transaksi secara real-time.

“Dengan begitu nasabah bisa lebih mudah mengidentifikasi dan mengelola pengeluaran secara rutin,” ungkapnya.

Saat ini, melalui mobile banking, kata Benadicto, nasabah bisa mendapatkan berbagai diskon menarik di sejumlah merchant jika melakukan pembayaran non-tunai dengan fitur QRIS yang ada di M-Syariah.

Selain itu, nasabah juga dapat menikmati berbagai layanan, seperti transfer antar bank secara online, transfer BI Fast, pembelian dan pembayaran tagihan, top up e-wallet, hingga fitur lain yang mendukung aktivitas ibadah.  

Ketiga, dalam mengelola arus kas, penting untuk menyimpan sebagian pendapatan. Upaya ini membantu membangun dana darurat atau investasi untuk masa depan.

Product Development & Portfolio Management Division Head Bank Mega Syariah Veronica Henny Sisilia mengatakan usahakan minimal dapat menyisihkan 10% dari penghasilan per bulan untuk tabungan maupun investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper