Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengingatkan agar industri jasa keuangan terutama perbankan dapat menerapkan standar tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) yang tinggi agar mampu menjaga diri dari krisis.
Menurut Kalla, risiko krisis keuangan baik yang terjadi pada tataran nasional ataupun global merupakan bagian dari bisnis. Oleh karena itu, diperlukan standar yang tinggi dalam penerapan GCG terutama di institusi keuangan yang mengelola dana dari masyarakat.
Merujuk pada ambruknya ekonomi Amerika Serikat akibat krisis pada sektor keuangan, Kalla mengingatkan agar prinsip-prinsip GCG di industri keuangan benar-benar diterapkan.
"Jika sampai ambruk maka pengaruh buruknya bisa ditanggung oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahkan hingga 30 tahun," katanya, Selasa (18/11/2014).
Wapres mengatakan industri keuangan merupakan salah satu industri yang sangat rentan terpengaruh oleh gejolak ekonomi global. Oleh karenanya, pengelolaan sektor ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh orang-orang yang memiliki kemampuan dan integritas.