Mandiri beri bantuan Rp1,8 miliar untuk Solo

Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 29 Mei 2011  |  05:41 WIB

JAKARTA: PT Bank Mandiri Tbk memberikan bantuan Rp1,8 miliar untuk memperbaiki sarana pendidikan, kesehatan dan lingkungan di wilayah Solo, Jawa Tengah serta untuk Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini secara terpisah kepada Ketua Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia (PPMTI) Solo Senyum Indralika disaksikan BJ Habibie pada Jumat, pekan lalu dan kepada Walikota Solo Joko Widodo keesokan harinya.Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat, sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.Penting bagi kami untuk memastikan bahwa kehadiran Bank Mandiri di tengah-tengah masyarakat dapat benar-benar dirasakan. Terlebih, dukungan masyarakat selama ini telah menjadikan Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia, ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, hari ini.Dari total bantuan yang diberikan, sebesar Rp387 juta akan digunakan untuk pembelian alat operating microscope dan alat krato plastiset bagi PPMTI. Selanjutnya bantuan senilai Rp250 juta akan digunakan untuk pengadaan 50 unit komputer dan 10 unit printer bagi 10 sekolah menengah atas di Solo.Bantuan ini juga mengalokasikan sebesar Rp699 juta untuk renovasi puskesmas di Kelurahan Semanggi. Selain itu, dana sebesar Rp240 juta akan digunakan untuk penghijauan di Kota Surakarta dan Rp225 juta untuk pembelian lima unit mesin pengelolaan sampah bagi lima Kelurahan di Solo, yakni Kadipiro, Pajang, Serengan, Mojosongo dan Semanggi. PPMTI dan Bank Mata Indonesia merupakan sebuah organisasi sosial kemanusiaan yang bertujuan mencegah kebutaan dan mengusahakan pemulihan penglihatan Tunanetra melalui pencangkokan kornea mata. Organisasi ini berdiri pada 31 Juli 1969 dan saat ini sudah memiliki 19 cabang di seluruh Indonesia, antara lain di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Padang. Medan, Palembang dan Banjarmasin. Namun, proses pencangkokan mata (enucleasi dan transpalantasi) baru dapat dilakukan pada 7 cabang karena keterbatasan fasilitas dan dokter mata. Kami berharap bantuan hibah ini dapat membantu melengkapi fasilitas PPMTI, termasuk cabang di Solo, sehingga semakin banyak tunanetra memperoleh penglihatan mereka kembali, ujarnya.Zulkifli menjelaskan bantuan ini berasal dari dana Program Bina Lingkungan Bank Mandiri, yang merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Mandiri terhadap sektor kesehatan dan pendidikan. Sektor ini merupakan bagian dari fokus kegiatan corporate social responsibilty Bank Mandiri.(yn)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top