Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perbankan mulai fokus ke dana kelolaan

JAKARTA: Tingginya biaya promosi yang salah satunya bertujuan menggenjot dana pihak ketiga merupakan indikasi industri perbankan mulai lebih fokus ke dana kelolaan dari pada kredit.Ekonom Mirza Adityaswara mengungkapkan di luar persoalan inflasi, ketidakcocokan
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 20 November 2011  |  21:23 WIB

JAKARTA: Tingginya biaya promosi yang salah satunya bertujuan menggenjot dana pihak ketiga merupakan indikasi industri perbankan mulai lebih fokus ke dana kelolaan dari pada kredit.Ekonom Mirza Adityaswara mengungkapkan di luar persoalan inflasi, ketidakcocokan antara permintaan kredit dengan sumber dana yang menjadi satu penyebab tingginya biaya dana.“Setiap kali ekonomi bagus, pertumbuhan deposit selalu di bawah permintaan kredit. Tahun ini kredit tumbuh 25%, deposit 18%. Jadi tidak heran bank menawarkan bunga term deposit tinggi dan voucher,” ungkapnya kepada Bisnis, hari iniVoucher yang dimaksud Mirza adalah promosi berupa tawaran bonus dari perbankan, baik berupa bonus langsung maupun undian berhadiah.Promosi yang banyak dilakukan oleh bank-bank saat ini antara lain berupa undian berhadiah, program potongan harga, maupun kegiatan berpromosi melalui iklan.PT Bank Central Asia Tbk misalnya, saat ini tengah berpromosi melalui program undian Gebyar Tahapan BCA, pengenalan produk Flazz, promosi smart phone banking, hingga promosi untuk citra perusahaan.Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan perseroan memiliki tiga tujuan berpromosi, yaitu peningkatan dana pihak ketiga , pendapatan biaya, dan pembentukan citra perusahaan."Promosi itu seperti minum jamu, perlu diminum secara berkesinambungan untuk jaga kesehatan. Efeknya memang tidak terlihat langsung seperti obat pilek," tegasnya. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top