Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba bersih Bukopin melonjak 37%

JAKARTA: PT Bank Bukopin Tbk pada kuartal III/2011 (audited) membukukan pertumbuhan laba bersih 37% atau naik Rp124 miliar dibandingkan dengan periode yang sama 2010 yakni Rp336 miliar.Solidnya kinerja pada kuartal tersebut ditopang oleh pendapatan bunga
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 22 November 2011  |  15:00 WIB

JAKARTA: PT Bank Bukopin Tbk pada kuartal III/2011 (audited) membukukan pertumbuhan laba bersih 37% atau naik Rp124 miliar dibandingkan dengan periode yang sama 2010 yakni Rp336 miliar.Solidnya kinerja pada kuartal tersebut ditopang oleh pendapatan bunga yang tumbuh 22% year on year (yoy) ke Rp3,41 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama 2010 sebesar Rp2,79 triliun. Sementara itu pendapatan operasional non bunga naik 32% yoy ke Rp435 miliar.Kenaikan pada pendapatan operasional non bunga didorong oleh pendapatan imbalan, transaksi treasury dan pendapatan lainnya. Pendapatan operasional mendorong laba sebelum pajak naik signifikan 36% yoy ke Rp621 miliar, dan laba bersih perseroan naik 37% yoy ke Rp460 miliar.Selain ditopang oleh solidnya kinerja dari sisi pendapatan, pertumbuhan ini juga ditopang oleh segi efisiensi."Cost to Income Ratio (CIR) berhasil kami tekan dari level 65,97% pada kuartal III - 2011 menjadi 60,63% pada kuartal III/2011. Penurunan tersebut menunjukkan tingkat efisiensi Bank Bukopin terus membaik," kata Glen Glenardi Direktur Utama Bank Bukopin, dalam siaran pers siang ini.Dia menambahkan, "Saat ini kami terus melakukan perbaikan dari sisi operasional dan memaksimalkan semua kantor cabang yang kami miliki. Dengan demikian, kami mampu memaksimalkan kinerja pada tiap cabang dalam menghimpun dan menyalurkan dana."Pada kuartal III/2011 total kredit emiten perbankan dengan kode saham BBKP itu naik secara tahunan ke Rp35,9 triliun atau 31,5% yoy dari posisi Rp27,3 triliun pada September 2010.Glen menyebutkan perseroan tetap akan fokus pada penyaluran kredit yang menghasilkan yield lebih tinggi seperti kredit mikro dan UKM. Kenaikan kredit yang signifikan mendorong kenaikan loan to deposit ratio (LDR) cukup signifikan dari level 72,8% pada kuartal III/2010 ke level 82,6% pada kuartal III/2011.Selain kredit, dana pihak ketiga (DPK) juga naik 18% yoy menjadi sebesar Rp43,5 triliun. Kenaikan DPK tersebut didorong oleh kenaikan tabungan sebesar 29% yoy ke angka Rp9,3 triliun dan deposito yang naik 30% yoy ke Rp27,0 triliun."Bank Bukopin pada kuartal III/2011 berhasil membukukan kinerja positif dengan mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp621 miliar, tumbuh 36% dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu," kata Tri Joko Prihanto, Direktur Keuangan Bank Bukopin.Dari sisi permodalan, capital adequacy ratio (CAR) Bukopin meningkat dari 12,18% pada kuartal III/2010 menjadi 13,54% pada kuartal III/2011. Peningkatan ini merupakan dampak adanya aksi korporasi berupa penawaran umum terbatas yang dilaksanakan pada awal 2012 guna mengantisipasi rencana ekspansi perseroan.Rasio non-performing loan (NPL) membaik dalam periode year-on-year dari level 3,5% pada kuartal III/2010 ke level 3,4% pada kuartal III/2011. Rasio return on asset meningkat dari 1,5% pada kuartal III/2010 menjadi 1,7% pada kuartal III/2011. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top