KINERJA BANK: Bank DKI Incar Laba Sebelum Pajak Rp782 Miliar

BISNIS.COM, JAKARTA-PT Bank DKI menargetkan tahun ini dapat meraup laba sebelum pajak senilai Rp782 miliar atau tumbuh 73% dibandingkan dengan realisasi 2012 sebesar Rp450 miliar.Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 03 April 2013  |  11:44 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-PT Bank DKI menargetkan tahun ini dapat meraup laba sebelum pajak senilai Rp782 miliar atau tumbuh 73% dibandingkan dengan realisasi 2012 sebesar Rp450 miliar.

Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah strategi seperti lebih gencar ekspansi untuk merealisasikan target tersebut.

"Kami melihat ada peluang ekspansi bisnis di luar wilayah DKI Jakarta. Oleh karenanya, kami memutuskan membuka jaringan kantor di sejumlah daerah," katanya, Rabu (3/4/2013).

Sampai dengan triwulan I/2013, Bank DKI sudah berhasil memupuk laba sebelum pajak sebesar Rp212 miliar atau realisasinya mencapai 27,1% terhadap target hingga akhir tahun.

Dia mengemukakan pihaknya memiliki cukup likuiditas untuk menunjang ekspansi bisnis, termasuk menggarap pangsa pasar di sejumlah daerah lain.

Sejak Maret hingga saat ini, Bank DKI telah membuka dua jaringan kantor di luar daerah yakni di Solo dan Bandung. Sebelumnya, perseroan membuka jaringan kantor di Surabaya. Menurut rencana, juga akan dibuka kantor di Palembang, Pekanbaru, Makassar.



Direktur Operasional Bank DKI Martono Soeprapto menjelaskan ekspansi jaringan kantor merupakan strategi menggenjot kinerja keuangan sekaligus mencapai visi BPD Regional Champion. "Ekspansi jaringan kantor berpeluang mengerek rasio net interest margin (NIM) sekaligus menurunkan rasio biaya operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional (BOPO)".

Dalam BPD Regional Champion, bank pembangunan daerah ditargetkan memiliki NIM sebesar 5,5% dan BOPO 75%.(18/33)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank, dki, bpd

Sumber : Roberto Purba & Emanuel Tome Hayon

Editor : Others
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top