Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

UANG RECEH: Orang Indonesia Paling Cermat Mengelola

BISNIS.COM,JAKARTA-Anda barangkali termasuk orang yang kerap menyimpan uang receh atau uang kecil di sekitar rumah, kantor, atau pun di dalam mobil untuk berjaga-berjaga membayar transaksi kecil-kecil, memberi ke pengamen atau lainnya.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 21 Mei 2013  |  20:49 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA-Anda barangkali termasuk orang yang kerap menyimpan uang receh atau uang kecil di sekitar rumah, kantor, atau pun di dalam mobil untuk berjaga-berjaga membayar transaksi kecil-kecil, memberi ke pengamen atau lainnya.

Tahukah Anda, bahwa masyarakat Indonesia termasuk yang paling cermat mengelola dan menyimpan uang pecahan kecil-kecil atau recehan tersebut.

Survei Visa Payment Attitudes yang dilansir Selasa (21/5/2013) menunjukkan bahwa orang Indonesia merupakan kelompok yang paling cermat dalam mengelola tingkat kehilangan uang tunai akibat tertinggal di rumah atau mobil.

Indonesia berada pada tingkat kehilangan uang terendah, hanya sebesar US$21 atau Rp203.973 per tahun.

Jumlah tersebut jauh di bawah rata-rata tingkat kehilangan uang tunai di negara-negara lain yang mencapai US$ 365 atau sekitar Rp3,54 juta.

Gaya hidup yang sibuk membuat seseorang kadang tidak menyadari hal-hal kecil di sekitarnya, seperti menyimpan uang receh atau uang kembalian. 

Rata-rata masyarakat meninggalkan sebesar US$ 80 atau sekitar Rp 777,040 uang receh yang tidak terpakai di dalam mobil, rumah, dan kantor.

Dari hasil survei di beberapa negara, masyarakat Jepang memiliki angka paling mengejutkan dengan tingkat uang receh yang terlupakan mencapai US$ 337 atau Rp3,27 juta per tahun.

India berada di bawah Jepang dengan tingkat uang receh yang terlupakan mencapai US$170, sementara Rusia dan Taiwan masing-masing dengan US$92. (mfm)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

personal finance mengelola uang
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top