BANK INDONESIA: Jaga Stabilitas Meneter, SBI Tenor 1 Tahun Segera Diterbitkan

BISNIS.COM, JAKARTA – Bank Indonesia akan menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia bertenor 1 tahun dan simpanan berjangka yang dapat diperdagangkan sebagai upaya menjaga stabilitas moneter pada masa depan.
Donald Banjarnahor | 16 Juni 2013 12:04 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA – Bank Indonesia akan menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia bertenor 1 tahun dan simpanan berjangka yang dapat diperdagangkan sebagai upaya menjaga stabilitas moneter pada masa depan.

Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia, mengatakan ada beberapa kebijakan yang sedang disiapkan oleh bank sentral sebagai upaya menjaga stabilitas moneter.

“Ada beberapa kebijakan yang sedang kami kaji termasuk mempersiapan NTD [negotiable term deposit] dan menawarkan SBI 1 tahun,” ujarnya.

Hingga saat ini SBI hanya memiliki jangka waktu 9 bulan, meskipun di masa lalu pernah memiliki tenor lebih pendek yakni hingga 1 bulan. Instrumen moneter ini pernah menjadi sasaran investasi, termasuk oleh asing karena bersifat dapat diperdagangkan (tradable).

Oleh karena itu, bank sentral kemudian menghapus tenor jangka pendek sambil menerbitkan kebijakan wajib menahan untuk jangka waktu tertentu (holding period), mulai dari 1 bulan kemudian 6 bulan.

Kebijakan lain yang sedang disiapkan adalah deposito berjangka (term deposit) menjadi dapat diperdagangkan antar bank bertajuk skema negotiable term deposit. Instrumen moneter ini sebelumnya tidak dapat diperdagangkan atau bersifat hold to maturity.

“Kalau bisa diperdagangkan antar bank maka likuiditasi bisa mengalir dan para uang bisa lebih berkembang,” ujar Perry Warjiyo, Deputi Gubernur BI pada kesempatan yang berbeda.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A. Johansyah mengatakan permintaan akan SBI  bertenor 1 tahun memang sudah muncul dari kalangan perbankan. Hal tersebut tercemin dari lelang SBI terakhir yang kurang diminati.

Sumber : donald banjarnahor

Tag : sbi tenor 1 tahun, agus matowardojo
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top