Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Bank BUMN Siap Sokong BPJS

Bisnis.com, BISNIS.COM, JAKARTA--Tiga bank BUMN yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) siap menyokong sistem baru PT Askes yang akan berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Febrany D. A. Putri
Febrany D. A. Putri - Bisnis.com 09 September 2013  |  17:32 WIB

Bisnis.com, BISNIS.COM, JAKARTA--Tiga bank BUMN yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) siap menyokong sistem baru PT Askes yang akan berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Direktur Teknologi dan Operasional Bank Mandiri Kresno Sediarsi menyebutkan layanan untuk mendukung pengumpulan premi BPJS Kesehatan ini merupakan program prioritas perusahaan. Dari sisi teknologi, pihaknya akan menambahkan fitur pada mesin ATM dan kantor cabang. Adapun, penambahan layanan ini sudah termasuk belanja TI perseroan pada tahun ini sebesar US$130 juta.

"Layanan pendukung dari kami yakni sistem pembayaran dan penerimaan iuran. Pembayaran akan diimplementasikan melalui automatic cash pooling," ujar Kresno seusai Deklarasi Kesiapan Perbankan dalam Penerimaan Iuran BPJS Kesehatan, Senin (9/9/2013).

Saat ini Askes memiliki 94 cabang pengelola, di mana Bank Mandiri mengelola 70% atau 61 cabang. Adapun, pembayaran iuran BPJS Kesehatan nantinya dapat dilakukan melalui jaringan 1.835 kantor cabang, 11.454 ATM, dan jaringan ATM sebanyak 36.123, SMS banking, mobile banking, dan Internet banking personal serta perusahaan.

Hal senada dikemukakan General Manager Transactional Banking Services BNI Iwan Kamaruddin. Dia memaparkan kesiapan BNI mendukung BPJS Kesehatan sudah dimulai sejak tahun lalu, implementasi sistem ini dikerjakan secara bertahap.

Iwan menyebutkan saat ini sistem TI perseroan telah siap sepenuhnya. Meski demikian, implementasi layanan pendukung ini ditargetkan dapat dimulai pada 15 November mendatang, dan dapat sepenuhnya beroperasi pada 1 Januari 2014. Saat ini BNI memiliki 1.800 kantor cabang.

"Layanan pendukung dari perbankan ini bertujuan memudahkan masyarakat untuk membayar iuran. Ke depannya juga dapat digunakan sebagai pendaftaran kepesertaan," tutur Iwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpjs bank bumn
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top