Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asuransi Akan Dongkrak Kredit Peternakan

Asuransi untuk ternak sapi akan mendongkrak kredit di sektor peternakan dan budidaya yang selama ini relatif masih kecil
Donald Banjarnahor
Donald Banjarnahor - Bisnis.com 23 Oktober 2013  |  20:05 WIB
Asuransi Akan Dongkrak Kredit Peternakan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia meyakini asuransi untuk ternak sapi akan mendongkrak kredit pada sektor peternakan dan budidaya yang selama ini nilainya relatif kecil dibandingkan dengan potensi yang ada.

Halim Alamsyah, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), mengatakan salah satu kendala yang muncul dalam penyaluran kredit peternakan adalah risiko yang cuku besar. Oleh karena itu, lanjutnya, peluncuran asuransi ternak sapi dapat menekan risiko dan mendorong perbankan meningkatkan kredit

"Apabila ini didukung oleh perusahaan asuransi lebih banyak, itu lebih baik. Asuransi merupakan upaya kita mengurangi risiko kredit yang dihadapi oleh perbankan," ujarnya Rabu (23/10/2013).

Bank sentral bersama Kementerian Pertanian baru saja meluncurkan asuransi ternak sapi  yang telah melalui proses uji coba selama 1,5 tahun. Skema asuransi ini telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Regulator asuransi tersebut juga telah menunjuk Konsosium Asurnasi Ternak Sapi yang diketuai oleh PT Asuransi Jasa Indonesia dan beranggotakan PT Asuransi Bumiputera Muda 1967, Asuransi Tri Pakarta dan PT Asuransi Raya.

Halim menambahkan penurunan risiko kredit dalam peternakan  akan menjadi suatu dorongan yang besar baik untuk petani maupun industri perbankan.  “Dengan tingkat risiko yang terkendali sehingga nanti perbankan bersedia menyediakan kredit yang lebih besar," ujarnya.

Kredit bagi subsektor peternakan dan budidaya tergolong masih kecil, dengan outstanding Rp11,7 triliun pada agustus 2013, atau hanya 7,35% dari sektor pertanian yang mencapai Rp158,5 triliun. Adapun kredit UMKM bagi subsektor peternakan hanya Rp6,5 triliun.

Asuransi ternak sapi memberikan jaminan penggantian kepada pemilik jika ternak sapi mengalami risiko kematian karena penyakit, kecelakaan dan melahirkan maupun risiko kehilangan atau lainnya sebagaimana diatur di dalam polis. Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian baik bagi peternak maupun perbankan.

"Oleh karena itu ini adalah langkah yang win win. Bahwa kalau ada khawatir peternak tidak bisa membayar cicilan, ada yang membayari ini [asuransi],” ujarnya.  (ra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi ternak sapi
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top