Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adira Finance Peroleh Kredit Sindikasi US$200 Juta

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi sebesar US$200 juta di Singapura.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 28 November 2013  |  21:39 WIB
Adira Finance Peroleh Kredit Sindikasi US$200 Juta
/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi US$200 juta di Singapura.

Fasilitas tersebut berhasil menarik minat para investor asing, sehingga jumlahnya menjadi dua kali lipat dari awalnya US$100 juta. Fasilitas dengan tenor tiga tahun ini memperoleh tingkat bunga yang kompetitif.

Adira Finance dibantu oleh BNP Paribas yang berperan selaku mandated lead arranger dan sole book runner untuk menjadikan fasilitas pinjaman sindikasi ini berhasil.

Sebanyak 11 bank turut berpartisipasi dalam pinjaman ini. Bank yang terlibat antara lain berasal dari Singapura, Korea Selatan, Filipina, Timur Tengah, Taiwan dan Jepang.

Penandatangan perjanjian berlangsung belum lama ini. Pinjaman ini akan sepenuhnya di-hedge oleh Perusahaan untuk memitigasi risiko terhadap fluktuasi nilai mata uang asing dan eksposur suku bunga mengingat sebagian besar kegiatan operasional perusaaan mengunakan jenis mata uang Rupiah.

Willy Suwandi Dharma, Direktur Utama Adira Finance, mengatakan pihaknya akan menggunakan pinjaman tersebut untuk membantu mencapai target pembiayaan baru pada tahun ini sebesar Rp33 triliun dan untuk pembiayaan tahun depan.

“Kepercayaan para investor terhadap Adira Finance dalam kondisi bisnis yang penuh tantangan saat ini memberikan keyakinan juga bagi kami untuk menghadapi tahun 2014 dengan lebih percaya diri,” katanya melalui siaran pers, Kamis (28/11/2013).

Hingga September 2013, Adira Finance telah mencatatkan pembiayaan baru sejumlah Rp24,8 triliun, total piutang pembiayaan yang dikelola (Managed Receivables) sebesar Rp47,4 triliun.

Sementara itu, komposisi pendanaan eksternal mencapai Rp21,7 triliun dengan komposisi efek utang yang diterbitkan sebesar 52% dan pinjaman perbankan sebesar 48%. Adapun pinjaman perbankan terdiri dari pinjaman bank lokal sebesar 68% dan sisanya dari bank asing sebesar 32%.

I Dewa Made Susila, Direktur Keuangan Adira Finance, mengatakan perusahaan akan meneruskan strategi diversifikasi sumber pendanaan dengan mencari sumber-sumber pendanaan baru guna memperoleh pendanaan yang kompetitif dan optimal.

Setelah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Adira Dinamika Multi Finance Tahap II Tahun 2013 pada Oktober 2013 yang lalu, perusahaan terus melakukan eksplorasi sumber-sumber pendanaan baru, termasuk melalui pasar pinjaman sindikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adira finance
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top