Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akuisisi BTN: Istana Minta Ditunda, Menteri Dilarang Bikin Kebijakan Kontroversial

Istana meminta rencana penggabungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ditunda sampai masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II berakhir.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 23 April 2014  |  15:37 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Istana meminta rencana penggabungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ditunda sampai masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II berakhir.

Sekretaris Kabinet Dipo Alam mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan kepada para menteri untuk tidak mengambil kebijakan yang berpotensi menimbulkan kontroversi selama masa pemilihan umum.

Presiden, paparnya, juga telah meminta para menteri untuk tidak mengambil kebijakan yang berimplikasi luas sampai masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II berakhir tanpa terlebih dulu berkonsultasi dengan Presiden atau Wakil Presiden Boediono.

Dipo telah mengirimkan surat kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Chatib Basri, Direktur Utama BTN Maryono, dan Direktur Utama Mandiri Budi Gunadi Sadikin untuk tidak lagi membicarakan rencana penggabungan BTN dan Mandiri sampai ada rencana yang jelas dan komperhensif.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn bank mandiri
Editor : Demis Rizky Gosta

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top