Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suntikan Modal Sequislife Rp4,87 Triliun Tunggu Restu OJK

PT Asuransi Jiwa Sequislife tinggal menunggu restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas suntikan modal melalui pembelian saham baru (right issue) 20% atau senilai Rp4,87 triliun oleh Nippon Life Insurance Company.
Abdalah Gifar
Abdalah Gifar - Bisnis.com 03 Juni 2014  |  22:04 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Jiwa Sequislife tinggal menunggu restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas suntikan modal melalui pembelian saham baru (right issue) 20% atau senilai Rp4,87 triliun oleh Nippon Life Insurance Company.

Presiden Direktur dan CEO Sequislife Tatang Widjaja berharap OJK dapat mengeluarkan izin sebelum akhir tahun ini.

“Kami sudah lengkapi syarat dan administrasi ke OJK,” ujarnya dalam acara perayaan ulang tahun Sequislife ke-30, Selasa (3/6/2014).

Dia mengatakan perusahaan nantinya akan menggunakan suntikan dana tersebut untuk memperkuat struktur kapital dan memperbesar penetrasi pasar.

“Kemitraan inipun membuka peluang kepada kedua institusi untuk saling berbagi pengetahuan mengenai praktik bisnis asuransi,” katanya.

Dia menuturkan kemitraan ini tidak akan mempengaruhi sistem dan manajemen yang telah ada. Selain itu, lanjutnya, segala hal yang berkaitan dengan identitas seperti nama, logo, dan produk tidak akan berubah.

Modal itu akan digunakan perusahannya untuk peningkatan alternatif channel dan pengembangan IT demi menyasar peluang pasar di era digital selling. “Kerjasama dengan bank dan instansi lainnya akan semakin ditambah,” sebutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi jiwa
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top