Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mutiara Bukukan Laba Rp45,92 Miliar

PT Bank Mutiara Tbk. (BCIC) pada semester I/2014 berhasil membukukan laba sebesar Rp45,92 miliar, atau bangkit dari kerugian sebesar Rp611,57 miliar pada semester I/2013.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 13 Agustus 2014  |  02:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Bank Mutiara Tbk. (BCIC) pada semester I/2014 berhasil membukukan laba sebesar Rp45,92 miliar, atau bangkit dari kerugian sebesar Rp611,57 miliar pada semester I/2013.

Laporan keuangan perseroan per Juni 2014 menyebutkan pendapatan beban bunga bersih perseroan turun menjadi Rp31,12 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp137,90 miliar.

Pendapatan operasional selain bunga tercatat naik menjadi 5,66 miliar setelah pada periode yang sama tahun lalu membukukan kerugian sebesar Rp740,45 miliar. Kondisi itu membuat perseroan mencatat laba operasional sebesar Rp35,78 miliar.

Namun, perseroan membukukan kerugian dalam penjabaran transaksi valuta asing sebesar Rp2,22 miliar. Perseroan juga mencatat peningkatan beban non operasional lainnya menjadi Rp19,01 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp17,8 miliar. Hal itu menyebabkan laba rugi setelah pajak hanya sebesar Rp15,50 miliar.

Walaupun demikian, perseroan mendapat keuntungan dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual yang menjadi Rp30,35 miliar, sehingga total laba Bank yang sahamnya dimiliki Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu mencapai Rp45,92 miliar.

Adapun, rasio intermediasi (loan to deposit ratio/LDR) perseroan berada pada level 88,27%, meningkat dari 80,62% pada Juni 2013. Rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) tercatat turun menjadi 96,13% jika dibandingkan dengan Juni 2013 yang sebesar 175,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mutiara
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top