Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jonan Menolak Pegang PLN, Nur Harus Bersabar

Penolakan Direktur PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan menggantikan posisi Nur Pamudji sebagai Dirut PT PLN (Persero) membuat Nur harus bertahan paling tidak sampai akhir tahun ini.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 18 September 2014  |  19:41 WIB
Jonan Menolak Pegang PLN, Nur Harus Bersabar
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA--Penolakan Direktur PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan menggantikan posisi Nur Pamudji sebagai Dirut PT PLN (Persero) membuat Nur harus bertahan paling tidak sampai akhir tahun ini.
 
"Pak Nur harus betah sampai Oktober. Pak SBY kan sudah menegaskan tidak ada pergantian [sampai pemerintah baru], katanya,Kamis (18/9/2014).
 
Pasalnya, Pertamina dan PLN adalah dua perusahan pelat merah dengan posisi dan fungsi yang sangat strategis.
 
Sebenarnya masa jabatan Nur memang sampai akhir tahun ini, tetapi kabarnya dia mendesak mundur dari jabatannya.
 
Kementerian BUMN sudah meminang Ignasius tetapi dia menolak dengan alasan lebih baik menunggu pemerintahan baru.
 
Adapun untuk pengganti Dirut PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan yang berhenti per 1 Oktober 2014, Dahlan berharap ada pembicaraan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Joko Widodo.
 
"Saya tidak ingin memutuskan dan tidak ingin mengajukan calon. Saya berharap sebelum tanggal 1 Oktober ada komunikasi Pak CT [Chairul Tanjung, Menko Perekonomian] dengan Pak Jokowi [jadi] sudah ada siapa orangnya, ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ignasius jonan nur pamudji
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top