Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK QNB KESAWAN: Kredit Tumbuh 178%

PT Bank QNB Kesawan Tbk mencatatkan pertumbuhan fungsi intermediasi pada paruh pertama tahun ini mencapai Rp10,75 triliun, tumbuh 178,49% dari posisi Rp3,86 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 26 September 2014  |  14:46 WIB
BANK QNB KESAWAN: Kredit Tumbuh 178%

Bisnis.com, JAKARTA--PT Bank QNB Kesawan Tbk mencatatkan pertumbuhan fungsi intermediasi pada paruh pertama tahun ini mencapai Rp10,75 triliun, tumbuh 178,49% dari posisi Rp3,86 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Bisnis Bank QNB Kesawan Azhar bin Abdul Wahab mengungkapkan nominal pembiayaan masih kecil, sehingga ketika tumbuh, tampak besar.

Dalam laporan keuangan perseroan yang dikutip Bisnis, Jumat (25/9/2014), tercatat himpunan dana pihak ketiga (DPK) perseroan pada Juni 2014 mencapai Rp10,29 triliun, tumbuh 147% dari posisi Rp4,19 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Azhar mengungkapkan dampak dari pertumbuhan yang ekspansif maka pertumbuhan laba pada tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, komposisi DPK QNB Kesawan pada kuartal II/2014 yakni dana murah (current account saving account/CASA) senilai Rp1,93 triliun dan deposito mencapai Rp8,36 triliun.

Pada Juni 2014, QNB Kesawan membukukan aset mencapai Rp14,71 triliun, tumbuh 153% dari posisi Rp5,81 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Saat ini, pemegang sama Bank QNB Kesawan yakni 78,59% dimiliki oleh bank asal Timur Tengah yakni Qatar National Bank (QNB Grup), 14,19% oleh PT Bosowa Kapital dan 7,22% dimiliki masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

qnb kesawan kredit bank qnb kesawan tumbuh 178%
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top