Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEMBANGKAN ANAK USAHA: Bank Mandiri Siap Suntik Dana

Bank Mandiri (Persero) Tbk bakal menyuntikkan dana senilai Rp200 miliar kepada anak usaha perseroan, PT Bank Sinar Harapan Bali.
Destyananda Helen
Destyananda Helen - Bisnis.com 31 Januari 2015  |  16:10 WIB
Akses masyarakat Indonesia terhadap kredit perbankan masih rendah.  - Bisnis.com
Akses masyarakat Indonesia terhadap kredit perbankan masih rendah. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bakal menyuntikkan dana senilai Rp200 miliar kepada anak usaha perseroan, PT Bank Sinar Harapan Bali.

Direktur Finance & Stategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan perseroan berencana akan  menjadi pengendali dengan memiliki 58% saham Bank Sinar Harapan Bali. Untuk merealisasikannya, lanjut Pahala, Bank Mandiri akan menyuntikkan dana senilai Rp200 miliar.

“Tahun ini kalau dapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan kami suntikan,” ujar Pahala di sela acara Mandiri Investment Forum di Jakarta. Adapun penambahan dana segar tersebut juga digelar untuk menggenjot segmen mikro Bank Mandiri yang secara konsolidasi diharapkan tumbuh mencapai 31% tahun ini.  “Selama ini sudah tumbuh 29% pada 2014,” jelas dia.

Nantinya, dengan menggenjot segmen mikro, Pahala juga membidik anak usahanya ini bakal menyumbang setidaknya 5% dari total laba perseroan dalam 3 hingga 5 tahun mendatang.

Senada, Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin juga memproyeksi anak usahanya ini untuk meningkatkan penyaluran kredit ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Pasalnya, menurut dia, hingga kini akses masyarakat Indonesia terhadap kredit perbankan masih rendah. “Jadi selain kami bersama BRI [PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, perlu ada satu lagi bank untuk mendorong kredit mikro di Indonesia,” jelas Budi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top