Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KREDIT UMKM di SUlut Capai Rp7,18 Triliun

Kredit usaha mikro kecil dan menengah perbankan yang beraktivitas di Sulawesi Utara hingga Desember 2014 mencapai Rp7,18 triliun.
Perbankan tidak tinggal diam dalam meningkatkan UMKM di Sulut /Bisnis.com
Perbankan tidak tinggal diam dalam meningkatkan UMKM di Sulut /Bisnis.com

Bisnis.com, MANADO - Kredit usaha mikro kecil dan menengah perbankan yang beraktivitas di Sulawesi Utara hingga Desember 2014 mencapai Rp7,18 triliun.

"Realisasi kredit UMKM meningkat 9,95 persen, hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) agar perbankan memberikan porsi yang lebih besar ke UMKM," kata Kepala Kantor BI Perwakilan Sulut Luctor Tapiheru di Manado, Senin (16/2/2015).

Hingga Desember 2014, penyaluran kredit ke UMKM oleh perbankan Sulut mencapai Rp7,18 trilun atau meningkat 9,95 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp6,53 triliun.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya juga meningkat sebesar 1,61 persen, yakni dari Rp7,07 triliun pada November menjadi Ro7,18 triliun pada Desember 2014.

Dia mengatakan yang memiliki share paling besar yakni usaha menengah sebesar 44,47% dari total kredit ke UMKM di Desember 2014 mencapai Rp3,19 triliun atau naik 2,89% dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp3,10 triliun.

Kemudian usaha kecil sebesar 33,89% dari keseluruhan kredit UMKM dan mengalami pertumbuhan sebesar 8,81% dibandingkan tahun sebelumnya, dari Rp2,23 triliun pada Desember 2013 menjadi Rp2,43 triliun pada Desember 2014.

Untuk usaha kecil memiliki share paling rendah yakni 21,64% tapi mengalami pertumbuhan paling besar 30,47% dari Rp1,19 triliun pada Desember 2013 menjadi Rp1,55 triliun di Desember 2014.

Selain peningkatan pembiayaan UMKM di daerah tersebut juga diharapkan siap menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) akhir 2015.
"UMKM di Sulut saya yakin siap menghadapi MEA, karena sektor ini tidak rentan meskipun diperhadapkan dengan krisis sekalipun," katanya.

Dia mengatakan UMKM harus siap bersaing agar dapat mengambil peran saat pasar bebas Asean nanti.

BI akan mendorong perbankan untuk memberikan permodalan agar UMKM Sulut tetap kuat dan mampu bersaing. "Peningkatan ini menandakan perbankan tidak tinggal diam dalam meningkatkan UMKM di Sulut," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Fatkhul Maskur
Editor : Fatkhul Maskur
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper