OJK: Penetrasi Asuransi Rendah, Potensi Indonesia Masih Sangat Besar

Industri asuransi di Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 07 November 2015  |  05:07 WIB
OJK: Penetrasi Asuransi Rendah, Potensi Indonesia Masih Sangat Besar
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Industri asuransi di Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan.

Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan masih rendahnya penetrasi asuransi nasional dapat dilihat sebagai peluang besar lebar untuk digarap oleh para pelaku di industri jasa keuangan.

Apalagi, Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar di Asean dan menjadi yang keempat terbesar di dunia.

“Dengan pertumbuhan kelas menengah yang tinggi yang mulai membutuhkan layanan beyond banking khususnya pelayanan produk asuransi untuk melindungi harta bendanya,” kata Muliaman ketika menyampaikan keynote speech pada Insurance Day 2015, Jumat (6/11/2015).

Indonesia juga, lanjut Muliaman, memiliki pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang sangat besar, yakni sekitar 58 juta unit usaha. Jumlah itu diyakini terus tumbuh setiap tahunnya.

Di samping itu, Indonesia juga memiliki lahan pertanian dan peternakan yang terbentang luas dari Sabang sampai Merauke.

Hal-hal tersebut tentunya memerlukan perlindungan asuransi untuk menjamin kelangsungan usaha ketika risiko terjadi.

“Ini merupakan pangsa pasar yang besar dan  sangat disayangkan apabila kita tidak garap dengan serius.”

OJK mencatat tingkat penetrasi industri asuransi konvensional hingga akhir September 2015 mencapai 2,51%. Angka tersebut merupakan perbandingan antara total premi bruto asuransi terhadap perdapatan domestik bruto (PDB).

Kendati meningkat, capaian tersebut masih jauh tertinggal dibandingkan negara Asean lainnya seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top