Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LPS Ambil Alih Likuidasi PT BPR Cita Makmur Lestari

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengambil alih likuidasi PT BPR Cita Makmur Lestari yang dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 19 Desember 2015  |  22:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengambil alih likuidasi PT BPR Cita Makmur Lestari yang dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari rilis yang diterima Bisnis, Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan mengatakan, nasabah dan karyawan BPR itu diminta tetap tenang dan tidak terpancing untuk melakukan hal-hal yang menghambat proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi.

“LPS menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai UU No. 24/2004 tentang LPS dan dalam rangka pembayaran klaim simpanan nasabah maka LPS melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data simpanan yang layak bayar dan tidak,” ujar Fauzi, Jumat (18/12/2015).

Sebagai informasi, OJK melalui keputusan dewan komisioner (KDK) No. 19/KDK.03/2015 mencabut izin PT BPR Cita Makmur Lestari yang beroperasional di Jl. Raya Pondok Betung No. 8A, Pondok Aren, Tangeran sejak 18 Desember 2015.

“LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” tuturnya.

Berikutnya, kata Fauzi, langkah LPS adalah membubarkan badan hukum bank, membentuk tim likuidasi, menetapkan status bank sebagai bank dalam likuidasi dan menon-aktifkan seluruh direksi dan dewan komisaris.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lps peraturan ojk likuidasi
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top