Resmi Miliki Jaringan Kantor di Myanmar, Ini Sasaran BNI

Jelang akhir 2015, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. akhirnya resmi mengantongi izin beroperasi di Myanmar. Lalu, seperti apa rencana ekspansi BNI di negeri berjulukan Tanah Emas tersebut?
Destyananda Helen | 03 Januari 2016 13:45 WIB
BNI

Bisnis.com, JAKARTA—Jelang akhir 2015, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. akhirnya resmi mengantongi izin beroperasi di Myanmar. Lalu, seperti apa rencana ekspansi BNI di negeri berjulukan Tanah Emas tersebut?

Direktur Keuangan BNI Rico Rizal Budidarmo mengatakan beberapa perusahaan asal Indonesia telah berekspansi di Myanmar. Bahkan, dia menyebut PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk. pun tengah melakukan kajian untuk berekspansi di negara anggota Asean itu.

“Di Myanmar kami buka representatif office yang akan dibantu kantor cabang kami di Singapura. Ini untuk memudahkan perusahaan asal Indonesia untuk berekspansi di sana,” jelas Rico di Jakarta, pekan ini.

Untuk menggarap bisnis di Myanmar, lanjut Rico, pihaknya belum akan menyasar segmen konsumer. Di negara tersebut, BNI lebih memilih menggarap segmen korporasi. Meski begitu, ujar Rico, BNI menawarkan layanan remitansi bagi para staf kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) di negeri tempat Kuil Swedagon berdiri itu.

Nantinya, jika bisnis emiten bersandi saham BBNI ini mulus, Rico berniat mengembangkan eksistensi perseroan dengan membuka kantor cabang di Myanmar.

“Kami ingin buka kantor cabang di Myanmar, tapi masih lihat potensinya dulu. Sebab, buka cabang itu enggak sederhana, karena mahal biaya operasionalnya,” tutur Rico.

Tag : bank bni
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top