Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Panin Andalkan Segmen Komersial

Kendati secara industri rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di segmen komersial atau menengah hampir mencapai batas maksimum yang ditetapkan, PT Bank Pan Indonesia Tbk. masih menjadikan segmen ini sebagai fokus utama dalam pemberian kredit.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 14 Desember 2016  |  00:32 WIB
Bank Panin Andalkan Segmen Komersial
Karyawan PT Bank Panin Tbk tengah menawarkan produk kepada nasabah. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Kendati secara industri rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di segmen komersial atau menengah hampir mencapai batas maksimum yang ditetapkan, PT Bank Pan Indonesia Tbk. masih menjadikan segmen ini sebagai fokus utama dalam pemberian kredit.

Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan per September 2016 nilai kredit bermasalah di segmen ini yaitu Rp18,20 triliun, sedangkan kredit yang disalurkan senilai Rp367,08 triliun. Dengan demikian, rasio NPL segmen menengah mencapai 4,95%.

Walaupun demikian, Direktur Bank Panin Hendrawan Danusaputra mengatakan perseroan masih mengandalkan segmen komersial dan ritel dalam menyalurkan kredit. Tahun depan, emiten dengan kode sahaman PNBN juga masih akan fokus di segmen ini.

“NPL secara industri memang tinggi, NPL kami juga naik namun masih terkontrol. Di segmen komersial kami banyak di sektor consumer goods yang masih baik kualitasnya,” ujarnya dalam public expose kinerja Bank Panin di Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Hendrawan juga mengakui beberapa sektor di segmen komersial mengalami perburukan kualitas, terutama sektor yang berhubungan dengan pertambangan, seperti sektor transportasi. Adapun, per kuartal III/2016 porsi kredit ke segmen komersial perseroan sebanyak 43% dibandingkan total kredit atau menjadi porsi paling besar dibandingkan segmen ritel dan korporasi.

Porsi penyaluran kredit segmen ritel dan segmen korporasi tercatat masing-masing sebesar 22% dan 35% dibandingkan total kredit yang disalurkan senilai Rp131,14 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank panin
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top