BNI Belum Akan Lanjutkan Emisi Obligasi

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah kondisi masih longgarnya likuiditas bank, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. belum akan melanjutkan rencana emisi obligasi pada semester II/2017.
Ropesta Sitorus | 22 Agustus 2017 10:09 WIB
Wisma BNI 46. - wisma bni 46

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah kondisi masih longgarnya likuiditas bank, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. belum akan melanjutkan rencana emisi obligasi pada semester II/2017.

Panji Irawan, Direktur Treasury dan International BNI, mengungkapkan pihaknya masih menimbang-nimbang kemungkinan untuk emisi obligasi pada paruh kedua tahun ini.

"Kami masih
watching terus untuk rencana penerbitan sisa Penawaran Umum Berkelanjutan senilai Rp7 triliun. Kalau kebutuhan likuiditas masih terpenuhi serta enggak ada jodoh penyalurannya kami enggak mau ambil," tuturnya, Senin (21/8/2017).

Dia menuturkan, kondisi likuiditas saat ini dianggap masih cukup longgar untuk memenuhi kebutuhan ekspansi kredit. Selain pendanaan konvensional dari simpanan masyarakat, perseroan juga masih mengelola dana hasil emisi obligasi senilai Rp3 triliun pada awal Juli lalu.

Di sisi lain, BBNI tidak mau terburu-buru merilis obligasi karena masih mempertimbangkan potensi penyaluran. Apalagi, masa berlaku PUB Rp10 triliun BNI cukup panjang, yakni dalam dua tahun atau hingga Juni 2019 mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni

Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top