Elektronifikasi Tol: Transaksi e-Money Meningkat

Kebijakan transaksi nontunai 100% di beberapa tol Indonesia sangat mempengaruhi peningkatan transaksi e-money Bank Mandiri.
Ni Putu Eka Wiratmini | 27 Agustus 2017 11:59 WIB
Ilustrasi: Kendaraan antre di gerbang tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (29/6). Memasuki H4 Lebaran, arus balik dari Jawa Tengah menuju Jakarta masih terpantau padat dan puncak arus balik diprediksi terjadi pada H5 dan H6. - Antara/Dedhez Anggara

Bisnis.com, MATARAM-- Kebijakan transaksi nontunai 100% di beberapa tol Indonesia sangat mempengaruhi peningkatan transaksi e-money Bank Mandiri.

Sevp. Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan dengan kebijakan elektronifikasi di beberapa tol menjelang 1 Oktober 2017, Bank Mandiri makin meningkatkan penyediaan kartu e-money dan gencar melakukan distribusi.

"Transaksi nontunai di tol mana saja yang milik Jasamarga penetrasinya sangat tinggi," sebutnya, Minggu (27/8/2017).

Secara nasional, pada Juli 2017 terjadi peningkatan transaksi e-money sebanyak 15% menjadi 266,9 juta transaksi dengan 9,9 juta kartu terjual dan nominal pembayaran sebesar Rp3,15 triliun. Peningakatan ini terhitung sejak Maret ke Juli 2017.

Menurutnya, pola penggunaan e-money akan selalu meningkat seiring dengan banyak manfaat yang didapat masyarakat. Seperti, lewat e-money pemerintah tidak perlu membayar biaya cetak dan distribusi uang tunai yang mahal, keamanan yang terjamin, hingga lebih mudah penggunaanya.

Kata dia, selain tol, e-money juga berkolaborasi dengan beberapa perusahaan dengan mengeluarkan dua fungsi kartu yakni sebagai id card sekaligus e-money.

"Seperti misalnya yang diterapkan Polri," kata Rohan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emoney

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top