ATM TERGANGGU: BRI Sudah Perbaiki Sebagian Besar ATM Bermasalah

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. telah menyelesaikan gangguan beberapa ATM dan unit kerja perseroan.
Surya Rianto | 28 Agustus 2017 19:44 WIB

Bisnis com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. telah menyelesaikan gangguan beberapa ATM dan unit kerja perseroan.

Dari 321 ATM yang mengalami gangguan sejak akhir pekan lalu, sekarang tinggal 195 ATM, sedangkan untuk unit kerja tinggal tersisa 77 unit kerja dari 124 unit kerja yang sempat mengalami ganguan.

Direktur Digital Banking & Strategi Bank BRI Indra Utoyo mengatakan, Sebagian besar ATM BRI sudah dimigrasi ke BRISat, jadi tidak terlalu banyak ATM BRI dan unit kerja BRI yang mengalami gangguan.

"Namun, kami tetap meminta maaf kepada para nasabah BRI atas ketidaknyamanan yang terjadi pada saat bertransaksi di ATM BRI," ujarnya dalam keterangan resmi pada Senin (28/8).

Sejumlah mesin ATM PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sempat mengalami gangguan pada akhir pekan lalu. Kinerja sejumlah ATM BRI mengalami penurunan akibat anomali yang terjadi pada satelit Telkom 1.

Anomali pada satelit Telkom 1 itu mengakibatkan pergeseran pointing antenna sehingga membuat jaringan beberapa ATM perbankan mengalami gangguan layanan transaksi, termasuk ATM Bank BRI.

Dari total 24.802 ATM BRI dan 10.656 Unit Kerja Bank BRI, pada akhir pekan kemarin terdapat sebanyak 321 unit ATM BRI dan 124 unit kerja BRI yang mengalami gangguan akibat satelit Telkom 1.

Indra mengatakan, sampai hari ini, jumlah operasional yang mengali gangguan sudah turun, dimana dari 321 unit ATM BRI yang terganggu pada akhir pekan sekarang hanya tinggal 195 unit ATM. Unit kerja BRI yang terganggu juga menurun, dari semula 124 unit saat ini tinggal 77 unit yang sedang dalam proses perbaikan.

Sebagai satu-satunya Bank di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit sendiri, BRI telah dalam tahap akhir migrasi seluruh titik ke BRISat.

“Semua jaringan yang terkena dampak akan dimigrasikan secepatnya ke BRIsat sebagai jaringan utama dan sebagai back up ke jaringan cadangan lainnya,” ujarnya.

Indra Utoyo menghimbau kepada para nasabah untuk memanfaatkan fasilitas lain yang telah disediakan Bank BRI untuk memudahkan kebutuhan layanan perbankan nasabah, diantaranya yakni mobile banking BRI dan internet banking BRI. Layanan tersebut dapat diakses dan digunakan oleh nasabah selama 24 jam kapan pun dan dimana pun. Selain itu, Bank BRI juga masih memiliki agen BRILink dimana nasabah dapat melakukan penyetoran dan pengambilan simpanan di agen tersebut.

Ke depan, untuk mengantisipasi terjadinya gangguan akibat jaringan, Bank BRI selalu mempersiapkan jaringan cadangan selain BRIsat untuk back up jaringan kantor dan jaringan elektronik. Selain itu, dalam pengoperasian BRIsat, seluruh pekerja BRI selalu menerapkan Standard Operating Procedur (SOP).

Di masa mendatang, apabila usia operasional BRIsat sudah mendekati usia desain satelit, Bank BRI akan menyiapkan satelit cadangan guna memastikan kelancaran dan keamanan jaringan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank bri

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top