Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Olympindo Finance: Data Kependudukan Perkuat Mitigasi Risiko Pembiayaan

Direktur PT Olympindo Multi Finance Meilyana Bintoro berharqap dengan pemanfaatan nomor induk kependudukan dapat memperkuat upaya mitigasi risiko tersebut.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 23 Oktober 2017  |  00:38 WIB
Olympindo Finance: Data Kependudukan Perkuat Mitigasi Risiko Pembiayaan
Ilustrasi - Antara/Ardiansyah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Data kepndudukan dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan mitigasi risiko pembiayaan.

Direktur PT Olympindo Multi Finance Meilyana Bintoro berharqap dengan pemanfaatan nomor induk kependudukan dapat memperkuat upaya mitigasi risiko tersebut.

“Kami harapkan ini dapat menjadi pencegahan kecurangan sejak awal. Jadi dapat melakukan screaning costumer sejak awal,” kata Meilyana.

Dia mengatakan dengan data base yang sudah bersih dapat meminimalisir nasabah fiktif yang berpotensi menimbulkan penunggakan kredit.

“Kalau data base kami juga bersih, penanganan juga akan lebih maksimal, sehingga nantinya berujung pada penekanan kredit macet,” jelasnya.

Dia meyakini dengan memanfaatkan data base yang dimiliki Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat membantu mempertahankan bahkan dapat memperbaiki rasio non performing financing.

”[Untuk NPF,] saat ini kami masih di bawah 2%, kami harapkan sampai akhir tahun masih di bawah 2%,” jelasnya.

Lebi lanjut, untuk melakukan mitigasi risiko, katanya, perusahaan juga telah menyiapkan strategi dengan memperbanyak payment point.

Menurutnya, semakin banyak payment point seperti convenient store dan virtual account seharusnya tidak ada alasan bagi nasabah untuk tidak tahu harus membayar di mana.

“Dengan banyak payment point kan dapat mempermudah, reminder juga terus jalan, sms juga kami kirim lebih awal sebelum jatuh tempo,” tambahnya.

Adapun untuk pembiayaan, Olympindo saat ini hanya fokus menggarap mobil bekas. Sampai dengan Kuartal III/2017, dia mengatakan Olympindo telah menyalurkan pembiayaan hampir menyentuh angka Rp1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top