Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembayaran Nontunai Jalan Tol Belum 100%, Ini Penjelasan BI

Bank Indonesia mencatat penyebab utama elektronifikasi pembayaran jalan tol sampai saat ini stagnan di kisaran 98% adalah terus bertambahnya ruas tol baru.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 28 Desember 2017  |  16:42 WIB
Pengemudi membayar menggunakan kartu elektronik non-tunai ketika akan keluar dari jaln tol Belmera Amplas Medan, Sumatra Utara, Rabu (13/9). - ANTARA/Septianda Perdana
Pengemudi membayar menggunakan kartu elektronik non-tunai ketika akan keluar dari jaln tol Belmera Amplas Medan, Sumatra Utara, Rabu (13/9). - ANTARA/Septianda Perdana

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mencatat penyebab utama elektronifikasi pembayaran jalan tol sampai saat ini stagnan di kisaran 98% adalah terus bertambahnya ruas tol baru. 

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengakui elektronifikasi jalan tol secara keseluruhan sampai saat ini masih 98%, tapi untuk jalan tol wilayah Jabodetabek saat ini sudah 100% dengan nontunai.

“Buat sisa 2% yang masih melakukan transaksi tunai, itu disebabkan adanya ruas tol yang baru diresmikan sehingga masih menyesuaikan dengan budaya masyarakat sekitar dulu juga,” ujarnya pada Kamis (28/12).

Sugeng mengklaim bank sentral dan pihak-pihak terkait terus mengupayakan agar bisa menerapkan transaksi nontunai sepenuhnya pada ruas tol yang baru dibuka tersebut. “Kami terus berupaya melakukan pendekatan terkait budaya masyarakat tersebut,” ujarnya.

Di sisi lain, perkembangan jumlah uang elektronik yang beredar sampai Oktober 2017 mencatatkan kenaikan lebih tinggi ketimbang sepanjang 2016.

Secara year-to-date (ytd), lanjut Sugeng, jumlah uang elektronik dalam kartu maupun aplikasi sudah bertambah sebesar 56% dibandingkan akhir tahun lalu. Persentase itu lebih tinggi ketimbang periode 2016 yang naik sebesar 50%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Transaksi Nontunai
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top