Mandiri Syariah Siap Pasarkan Sukuk Ritel SR-010

PT Bank Syariah Mandiri berharap bisa menjual Sukuk Ritel (SR) 010 sampai dengan Rp500 miliar. SR-010 mulai memasuki masa penawaran (booking period) terhitung tanggal 23 Februari -14 Maret 2018.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 21 Februari 2018  |  13:11 WIB
Mandiri Syariah Siap Pasarkan Sukuk Ritel SR-010
Karyawan melayani nasabah di kantor cabang Bank Syariah Mandiri di Jakarta, Senin (8/12). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Mandiri berharap bisa menjual Sukuk Ritel (SR) 010 sampai dengan Rp500 miliar. yang akan mulai memasuki masa penawaran (booking period) mulai 23 Februari--14 Maret 2018.

SR-010 adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara yang dijual kepada investor WNI perseorangan di pasar perdana. SR-010 diterbitkan dalam mata uang rupiah dan dipasarkan melalui agen penjual yang telah ditunjuk pemerintah. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan RI telah menunjuk 22 agen penjual, termasuk Mandiri Syariah.

“Alhamdulillah, kami memperoleh kepercayaan Pemerintah sebagai agen penjual Sukuk Ritel sejak pertama kali terbit yaitu dari seri SR-001 hingga yang terbaru ini, seri SR-010,” kata Edwin Dwidjajanto, Distribution and Services Director Mandiri Syariah dalam siaran pers, Rabu (21/2/2018).

Adapun booking SR 010 bisa dilakukan di seluruh cabang BSM di Indonesia. Tanggal penerbitan SR-010 adalah 21 Maret 2018.  Dengan tenor tiga tahun, SR-010 akan jatuh tempo pada 10 Maret 2021. Sampai saat ini pemerintah belum mengumumkan indicative return atau bagi hasil atas SR-010.

Edwin Dwidjajanto menambahkan seperti sukuk ritel sebelumnya, SR-010 memiliki nilai nominal per unit Rp1 juta, minimal investasi per peserta adalah Rp5 juta dan maksimal Rp5 miliar.

“Kali ini kami memberikan fitur spesial bagi nasabah yaitu gratis Asuransi sebesar Rp25 juta berupa perlindungan kecelakaan diri selama dua bulan” tambah Edwin.

Berdasarkan data historis, mayoritas investor Sukuk Ritel di BSM adalah ibu rumah tangga serta pegawai swasta dan pensiunan.

Edwin menyatakan SR-010 dapat menjadi recruiter product dalam meningkatkan jumlah nasabah baru. Penambahan nasabah baru akan memberi dampak rentetan atau multiplier effect terhadap penjualan produk Mandiri Syariah lainnya.

"Investor dapat menjual SR-010 di pasar sekunder setelah meng-hold minimal satu periode bagi hasil (kupon). Sebagai agen penjual kami siap menjadi standby buyer di pasar sekunder," tutur Edwin.

Dia menjelaskan, setiap tahunnya tren investor yang membeli Sukuk Negara Ritel di Mandiri Syariah mengalami peningkatan. Tak heran karena instrumen investasi jenis ini, aman dan terjamin, mudah prosesnya, terjangkau, berprospek bagus, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Pada tahun sebelumnya untuk instrument SR-009, Mandiri Syariah membukukan penjualan Rp508 miliar dengan jumlah nasabah 2.331 orang. “Selain itu, melalui SR-010 kita dapat langsung langsung berkontribusi terhadap pembangunan Negara” tutup Edwin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank syariah mandiri

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top