Kerja Sama Bank BTN & Sucofindo, Ini Perincian Bentuk Sinerginya

Bank BTN dan Sucofindo bekerja sama dalam pemanfaatan dan pengelolaan jasa layanan perbankan untuk mendukung bisnis kedua belah pihak.
Puput Ady Sukarno | 17 Mei 2018 03:08 WIB
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menggandeng perusahaan perseroan PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo) dalam pemanfaatan dan pengelolaan jasa layanan perbankan untuk mendukung bisnis kedua belah pihak.

Penandatangan kerja sama yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bank BTN Maryono dan Direktur Utama PT Sucofindo Bachder Djohan Buddin di Graha Sucofindo, Jakarta, Rabu (16/5/2018) tersebut merupakan merupakan wujud sinergi BUMN.

Materi kerja sama kedua pihak antara lain meliputi pemanfaatan layanan jasa perbankan, baik itu produk dana ataupun kredit yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung bisnis Sucofindo.

Sebaliknya juga Bank BTN dapat memanfaatkan produk bisnis Sucofindo seperti jasa survey, jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, dan pelatihan serta jasa-jasa lainnya yang diharapkan dapat mendukung pengembangan bisnisnya.  

Direktur Utama Bank BTN Maryono menjelaskan bahwa MoU bersama Sucofindo tersebut adalah awal untuk memulai kerja sama yang lebih teknis yang menjadi kebutuhan masing-masing untuk mendukung bisnisnya.

"Sucofindo akan dapat berperan untuk turut mendukung Program Satu Juta Rumah dengan mengikutkan seluruh pegawainya untuk memiliki rumah dengan fasilitas KPR BTN atau fasilitas kredit lainnya yang dapat dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan pegawainya," ujarnya.

Selain itu, kata Maryono, termasuk kerja sama dalam hal pengelolaan dana perusahaan yang dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kebutuhan Sucofindo demi menjalankan bisnis perusahaan.

“Sementara untuk KPR bisa manfaatkan yang subsidi maupun non subsidi. Yang nonsubsidi, untuk Sucofindo kita kasih special rate 8%-9%, bebas biaya administrasi dan provisi, uang muka boleh diangsur tanpa bunga, boleh beli di mana saja di wilayah Indonesia atau luar negeri, tapi harganya beda," ujarnya.

Menurutnya, hal ini juga sesuai dengan arahan Menteri BUMN Rini Soemarno agar para karyawan BUMN dapat memiliki rumah layak, baik landed ataupun vertikal. Maryono juga menegaskan BTN ingin menjadi mitra kerja strategis bagi Sucofindo dengan konsep one stop service.

Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin mengatakan bahwa kerja sama ini untuk melakukan kerja sama dalam berbagai kegiatan yang saling menunjang tugas pokok dan fungsi masing-masing serta untuk mendukung peningkatan kinerja.

"Sucofindo dapat memberikan layanan inspeksi dan sertifikasi untuk gedung, dengan layanan audit green building, sertifikasi dan pengujian instalasi listrik, lift, penangkal petir, sertifikasi dan pengujian lingkungan, serta sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3)," jelasnya.

Menurutnya, banyak yang dapat menjadi sinergi dalam kerja sama BTN dan Sucofindo tersebut. Apalagi Sucofindo juga dapat memberikan layanan jasa manajemen agunan (collateral management) dan ini pasti diperlukan oleh perbankan yang tidak saja bagi Bank BTN.

"Ini bentuk kerja sama kami karena kami memiliki banyak karyawan di mana-mana yang sangat memerlukan rumah dengan KPR BTN. Saat ini jumlah karyawannya sekitar 4.700 orang. Potensinya cukup besar, 30% saja sudah bagus, sekitar 1.200 orang yang bisa disasar BTN," ujarnya.

Tag : btn, sucofindo
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top