Capital Life Masih Nyaman dengan Jalur Distribusi Bancassurance

PT Capital Life Indonesia masih merasa nyaman dengan jalur diatribusi lewat bancassurance ketimbang keagenan karena lebih cocok dengan prosuk yang dijualnya.
Nindya Aldila | 29 Juni 2018 01:23 WIB
Pekerja membersihkan kaca gedung bertingkat di dekat logo PT Capital Life Indonesia di Jakarta, Kamis (21/6/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com JAKARTA -- PT Capital Life Indonesia masih merasa nyaman dengan jalur diatribusi lewat bancassurance ketimbang keagenan karena lebih cocok dengan prosuk yang dijualnya.

Guna menggenjot penjualan produk, Capital Life akan terus menambah kemitraan dengan perbankan.

Direktur Bisnis PT Capital Life Indonesia Robin Winata mengatakan hingga saat ini kontribusi bancassurance masih mendominasi sebesar 99% bagi perseroan.

Robin memprediksi pendapatan premi baru pada semester I/2018 bakal menyentuh Rp3,5 triliun atau tumbuh 48% secara year on year.

Adapun untuk pendapatan premi dalam mata uang dolar Amerika bakal mencapai US$3,2 juta dengan pertumbuhan 40% secara yoy. Total target premi Capital Life tahun ini diaptok mencapai Rp6,5 triliun.

“Segmen nasabah di bancassurance lebih tepat dengan produk yang kami luncurkan. Terlebih beberapa kelompok masyarakat sudah mulai mempunyai polis asuransi yang cukup banyak sehingga kami dapat lebih memberikan produk dan layanan yang lebih kompetitif,” ujarnya, Rabu (27/6).

Alih-alih menambah cabang, Robin lebih memilih untuk memperkaya kemitraan dengan perbankan di seluruh Indonesia. Rencananya, Capital Life akan menggandeng tiga perbankan pada tahun ini.

“Dari sisi produk, dengan meluncurkan produk baru unit linked reguler, kami harapkan bisa bermitra dengan lebih banyak bank dan memberikan kontribusi seperti rencana awal,” tuturnya.

Tag : pt capital life indonesia
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top