Amanah Githa Cover Nasabah Pegadaian

PT AJS Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa) melakukan kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) dengan mengcover perlindungan asuransi bagi nasabah produk Emasku Pegadaian.
Azizah Nur Alfi | 08 Juli 2018 16:36 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - PT AJS Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa) melakukan kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) dengan mengcover perlindungan asuransi bagi nasabah produk Emasku Pegadaian. 
 
Direktur Pemasaran PT AJS Amanahjiwa Giri Artha atau Amanah Githa Bunbun Machbub menyampaikan, hal ini merupakan kerja sama awal dengan Divisi Syariah Pegadaian. Perseroan berencana, kerja sama akan berlanjut pada produk yang lain. 
 
Dia menjelaskan, kerja sama ini terkait dengan penjualan produk asuransi jiwa mikro syariah yang dibundling dengan produk Pegadaian yakni Emasku. Emasku merupakan produk cicilan emas dengan masa angsuran sebanyak 12 kali. 
 
Setiap nasabah Pegadaian yang membeli produk Emasku, maka nasabah juga membeli asuransi mikro dari Amanah Githa. Nilai kontribusi (premi) asuransi jiwa mikro syariah perseroan sebesar Rp50.000 per polis. 
 
Nasabah mendapatkan perlindungan asuransi kecelakaan diri, meninggal dunia, dan cacat tetap karena kecelakaan dengan biaya pertanggungan sampai dengan Rp30 juta. 
 
"Ini kerja sama awal dengan Divisi Syariah Pegadaian. Jika terjadi kecelakaan atau meninggal akan memberikan uang pertanggungan sebesar uang pertanggungan sesuai dengan perjanjian," katanya dikutip Bisnis.com, pada Minggu(5/7/2018). 
 
Perseroan saat ini sedang menggarap kerja sama produk inovatif lainnya yakni produk Arum Haji. Produk ini merupakan produk dana talangan haji bagi nasabah yang ingin berangkat haji dan mendapatkan nomor porsi haji. 
 
Melalui produk ini, nasabah dapat membayar angsuran setiap bulan dengan masa angsuran 1 tahun - 5 tahun. Dia mengatakan, potensi pendapatan kontribusi (premi) dari bisnis Pegadaian sebesar Rp10 miliar per tahun. Perseroan menargetkan potensi kontribusi (premi) sebesar Rp5 miliar berasal dari Divisi Syariah Pegadaian. 
 
"Kami melihat dari target Pegadaian itu sendiri. Potensinya sebesar Rp10 miliar. Selain itu, kerja sama dengan BUMN menjadi branding bagi kami," imbuhnya. 
 
Di samping kerja sama dengan Pegadaian, kata dia, perseroan memiliki sejumlah kerja sama dengan perusahaan lainnya. Sedikitnya ada 2-3 perusahaan pembiayaan dan kerja sama bancassurance. 
 
Perluasan kerja sama ini mengejar target pendapatan kontribusi (premi) perseroan pada tahun ini sebesar Rp60 miliar. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dari perolehan premi pada 2017 sebesar Rp32 miliar.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top