Transaksi Tumbuh Signifikan, Bank Banten Raih Penghargaan

Bank Banten terus membuktikan komitmennya dalam peningkatkan layanan perbankan dengan meraih penghargaan “3rd Best Transaction Growth as Issuer Bank”.
Puput Ady Sukarno | 02 September 2018 03:32 WIB
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. Fahmi Bagus Mahesa (tengah), didampingi Wakil Direktur Utama Oliver Richard W. Mambu (kanan), dan Direktur Bambang Mulyo Atmojo, saat menerima kunjungan Bisnis Indonesia di Serang, Banten, Kamis (22/3/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) terus membuktikan komitmennya dalam peningkatkan layanan perbankan dengan meraih penghargaan “3rd Best Transaction Growth as Issuer Bank”.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Bisnis pada Sabtu (1/9/2018), seremonial pemberian penghargaan dalam perhelatan Prima Awards 2018 tersebut dihadiri oleh Sekretaris Perusahaan Bank Banten, Muhammad Haikal di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (30/8).

Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesam mengatakan bahwa penghargaan itu sekaligus kebanggaan bagi Bank Banten, yang pada usianya yang relatif muda telah membuktikan perkembangan yang positif dengan pertumbuhan transaksi yang signifikan.

"Harapan kami adalah Bank Banten selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan seluruh stakeholders,” ujarnya.

Menurutnya, pertumbuhan transaksi Bank Banten salah satunya didukung oleh jumlah transaksi pada anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Banten.

Hingga Agustus 2018 Bank Banten telah memiliki 141 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. ATM Bank Banten sudah memenuhi ketentuan OJK untuk penggunaan chip.

“Penggunaan chip ini lebih aman dibandingkan dengan magnetic stripes, karena dengan menggunakan chip, data PIN ATM tidak bisa digandakan dan nasabah lebih terjamin keamanannya selama bertransaksi. Kartu ATM Bank Banten aktif periode akhir Agustus 2018 adalah sebanyak 55.814 unit,” ungkap Fahmi.

Pihaknya menegaskan bahwa Bank Banten terus menerus melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memberikan pelayanan untuk semua nasabah, salah satunya dengan optimalisasi jaringan dan layanan perbankan termasuk melakukan relokasi kantor cabang (KC) di beberapa daerah.

“Kami melakukan relokasi pada KC Surabaya, KC Palembang, KC Solo, dan KC Makassar sebagai wujud komitmen kami untuk semakin mendekatkan diri kepada nasabah dengan pertimbangan lokasi yang lebih strategis juga representatif," ujarnya.

Selain itu, pada 2017 pihaknya juga membuka kantor cabang baru di Banten yaitu KCP Palima, KCP Malingping, KCP Panimbang, dan KCP BSD untuk melayani masyarakat Banten yang belum tersentuh oleh layanan Bank Banten.

Adapun hingga Agustus 2018, Bank Banten telah memiliki 26 kantor cabang, 11 kantor cabang pembantu, 4 kantor kas, 11 payment point, dan 5 Smartvan yang melayani nasabah di Banten dan kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Seiring dengan perkembangan teknologi, Bank Banten pun terus mengembangkan sistem dalam kaitannya dengan pembayaran non-tunai, guna menambah kepuasan dan kenyamanan nasabah dalam menikmati layanan perbankan.

“Bank Banten tengah berjalan dalam situasi yang kondusif, efisien, dan strategi yang sedang berjalan bertujuan meningkatkan kepercayaan dari masyarakat, nasabah, pemegang saham dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun Banten dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di Banten sesuai dengan visi dan misi perusahaan,” kata Fahmi.

Tag : Bank Banten
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top