Obligasi CIMB Niaga Diganjar Peringkat AAA

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAAA kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk untuk obligasi yang diterbitkan yakni Obligasi Berkelanjutan I/2012 dan Obligasi Berkelanjutan II/2016 yang ditawarkan dengan skema Penawaran Umum Berkelanjutan.
Nirmala Aninda | 12 September 2018 18:19 WIB
Para pemegang saham PT CIMB Niaga Tbk., tengah melakukan e-voting dalam RUPST yang berlangsung di Jakarta, Selasa (24/4/2018) - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAAA kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk untuk obligasi yang diterbitkan yakni Obligasi Berkelanjutan I/2012 dan Obligasi Berkelanjutan II/2016 yang ditawarkan dengan skema Penawaran Umum Berkelanjutan.

Analis Pefindo Kreshna Dwinanta Armand dan Putri Amanda menyampaikan selain obligasi tersebut, Pefindo menganalisa enam obligasi lainnya dan satu sukuk yang diterbitkan oleh Bank CIMB Niaga.

Pefindo turut memberikan peringkat idAAA terhadap Obligasi Berkelanjutan II Tahap III Seri A tahun 2017 senilai Rp500 miliar yang akan jatuh tempo pada 12 November 2018 dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Seri C tahun 2013 seniai Rp850 miliar yang akan jatuh tempo pada 20 November 2018.

"Kesiapan Bank untuk membayar obligasi jatuh tempo didukung oleh penempatan dana di bank sentral sebesar Rp15 triliun per 30 Juni 2018. Pefindo memberikan prospek stabil terhadap peringkat kredit perusahaan," ujarnya seperti dikutip melalui siaran pers, Rabu (11/9/2018).

Melalui keterburkaan informasi di Bursa Efek Indonesia, CIMB Niaga melampirkan sejumlah obligasi lainnya yang mendapatkan peringkat idAAA.

Antara lain Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri B dan Seri C tahun 2016, Obligasi II tahap II Seri B dan Seri C tahun 2017, dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap III Seri B dan Seri C tahun 2017.

Kemudian Pefindo memberikan peringkat idAA untuk Obligasi Subordinasi III tahun 2018 dan peringkat idAAA(sy) untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I tahun 2018. Obligor dengan peringkat idAAA memiliki peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO.

Kemampuan obligor yakni Bank CIMB Niaga untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, secara relatif jika dibandingkan dengan obligor Indonesia lainnya, lebih unggul.

CIMB Niaga sebagai obligor juga mendapatkan idAAA untuk jaminan utang sehingga perseroan dinilai mampu untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang terhadap keamanan utang.

Menurut Kreshna peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang didapatkan bank berkode emiten BNGA dari pemegang saham pengendali CIMB Group Holdings Bhd (Grup) dari segi posisi bisnis yang kuat dengan cakupan jaringan yang luas serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan bank yang kuat.

"Namun, kekuatan ini masih diimbangi sebagian oleh tekanan pada kualitas aset dan profitabilitasnya karena kondisi makroekonomi yang menantang," ujarnya.

Belum lama ini Bank CIMB Niaga berencana untuk kembali menerbitkan tiga jenis surat utang senilai Rp1,7 triliun pada paruh kedua 2018.

Direktur Strategy and Finance CIMB Niaga Wan Razly Abdullah mengatakan saat ini perseroan telah menerima pemesanan Obligasi Berkelanjutan II Bank CIMB Niaga Tahap IV tahun 2018 dari investor sebanyak Rp1 triliun melalui skema penawaran umum berkelanjutan.

"Selanjutnya jumlah penerbitan final Obligasi akan ditentukan dalam dua pekan ke depan," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (5/9/2018),

Tag : cimb niaga
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top