BPJS Kesehatan Gandeng Bank BRI Sediakan Skema Pembiayaan Tagihan Faskes

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) kembali menggandeng perbankan untuk menjalankan program supply chain financing. Kali ini, mereka bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Dika Irawan | 24 September 2018 13:20 WIB
Calon peserta BPJS Kesehatan mengisi data pada formulir kepesertaan di Makassar, Sulsel, Selasa (11/7). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) kembali menggandeng perbankan untuk menjalankan program supply chain financing. Kali ini, mereka bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

SCF merupakan program pembiayaan oleh bank yang khusus diberikan untuk membantu percepatan penerimaan pembayaran klaim pelayanan kesehatan faskes mitra BPJS Kesehatan melalui pengambilalihan invoice sebelum jatuh tempo pembayaran.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengatakan, Bank BRI akan semakin memperkuat jajaran perbankan yang mendukung Program JKN-KIS. Kini sejumlah perbankan baik nasional maupun swasta siap memberikan manfaat pembiayaan tagihan pelayanan kesehatan melalui SCF.

“Hal ini bisa dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan agar arus finansial rumah sakit berjalan baik. Saat ini, BPJS Kesehatan juga sudah menjalin sinergi dengan perbankan syariah,” ujarnya dalam kegiatan Penandatanganan Konfirmasi Atas Data Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat Kepada Fasilitas Kesehatan Yang Bekerjasama Dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Jakarta, Senin (24/09/2018) dalam siaran pers.

Selain Bank BRI, BPJS Kesehatan juga telah meneken perjanjian kerja sama dengan bank mitra, baik pemerintah maupun swasta, yaitu Bank Mandiri, BNI, Bank KEB Hana, Bank Permata, Bank Bukopin, Bank Woori Saudara, Bank BJB, CIMB Niaga, Bank Mualamat, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Bukopin Syariah serta sejumlah multifinance yaitu TIFA Finance dan MNC Leasing.

“Dengan diperluaskan sinergi ini, diharapkan manajemen rumah sakit mitra BPJS Kesehatan dapat turut memanfaatkan fasilitas SCF sehingga pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS dapat tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Sebagai informasi, sampai dengan 14 September 2018, jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 202.160.855 jiwa. Untuk memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.531 FKTP, 2.434 rumah sakit (termasuk di dalamnya klinik utama), 1.546 apotek, dan 1.093 optik.

Tag : bpjs kesehatan, bank bri
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top